Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Program Bidan di Tenda Kespro Berlanjut, Diharap Pertahankan Capaian Nol Angka Kematian Ibu

0 59

PALU EKSPRES, PALU– Penempatan bidan di tenda-tenda pelayanan kesehatan reproduksi (kespro) kembali dilanjutkan. Program tersebut merupakan bagian dari respon pascabencana gempa bumi, tsunami dan likuefaksi yang terjadi di beberapa daerah di Sulteng 28 September 2018 lalu.

Kali ini dalam program yang diinisiasi Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sulteng yang diketuai Mardiani Mangun, bekerja sama dengan Pengurus Pusat IBI, Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Sulteng, serta didukung oleh UNFPA dan Americares tersebut, sebanyak 45 orang bidan asal Sulteng ditempatkan kembali di 15 tenda pelayanan kespro yang telah ada, yang terbagi di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, serta di Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam Workshop Pembekalan Bidan di Tenda Kespro, yang digelar di salah satu hotel di Kota Palu, Jumat 8 Maret 2019, Perwakilan Pengurus Pusat IBI, Heru Herdiawati berpesan, agar capaian angka nol kematian ibu pada program tenda kespro sebelumnya dapat dipertahankan kembali pada program lanjutan kali ini.

“Angka kematian nol itu mudah-mudahan ke depannya bisa dipertahankan,” harap Heru.

Ia menekankan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada para bidan untuk melakukan pelayanan kesehatan reproduksi kepada masyarakat, khususnya di titik-titik paling terdampak bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Semoga dapat dilaksanakan dengan ikhlas, baik, dan amanah,” imbuh Heru.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulteng, dr. Reny Lamadjido mengingatkan kepada para bidan yang bertugas di tenda kespro, dapat bekerja sesuai dengan hati nurani, profesional, serta ikhlas lillahi taala. Ia juga menyampaikan terima kasih, karena dalam program sebelumnya telah berkontribusi pada penurunan angka kematian ibu.
“Jangan melayani dengan sumpurara (gelisah hati-red). Diharapkan adik-adik bidan harus tegar, semangat dan jangan pantang menyerah,” harap dr. Reny.

Pada periode ebelumnya, penempatan bidan di tenda kespro melibatkan sebanyak 90 orang bidan yang berasal dari berbagai daerah, yang ditempatkan di 15 tenda masing-masing 4 tenda di Palu, 4 tenda di Sigi, 6 tenda di Donggala, dan 1 tenda di Parimo.

(abr/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.