Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Ma’ruf Amin: Memangnya Indonesia Dinosaurus?

Pilpres 2019

0 66

PALU EKSPRES, JAKARTA – Calon wakil presiden (Cawapres) kubu 01 Ma’ruf Amin mengaku yakin, bakan bisa mendulang 70 persen suara pemilih Banten. Keyakinan itu muncul karena dukungan di lapangan yang cukup solid dan menggembirakan.

“Ya tadinya saya hanya minta 60-an persen. Tapi kok yang saya lihat trennya bisa berharap sampai 70 persen,” ujar Ma’ruf kepada wartawan usai memberikan tausiyah kebangsaan dalam acara Silaturrahmi Akbar Banten Bersatu untuk Indonesia di Alun-Alun Kota Serang, Minggu (3/3/2019).

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengatakan, dalam survei internal, pihaknya yakin bisa memenangkan suara di Banten dengan selisih 20 persen atau 60-40 persen.

“Bahkan trenya naik terus. Posisinya 60-40 persen. Kita masih menang dan tapi trennya terus naik,” ucap Mustasyar PBNU ini.

Dia pun semakin optimistis warga Banten kedepannya akan memberikan dukungan penuh kepada pasangan calon nomor urut 01. “Kita optimistis bahwa Banten sebenarnya akan memberikan dukungan. Tapi juga karena saya memang putra daerah Banten,” kata Ma’ruf.

Dalam sambutannya, Ma’ruf juga berpesan agar ajang pilpres berjalan tanpa ada kekacauan. Jangan sampai pilpres justru menimbulkan perpecahan di antara anak bangsa. Pertarungan pilpres juga bukan seperti Perang Badar ataupun Perang Baratayuda, namun hanyalah momentum rutin lima tahunan untuk memilih pemimpin bangsa.

“Kesatuan Indonesia adalah merupakan modal bangsa ini. Jangan sampai karena pilpres, terjadi perpecahan. Pilpres bukan Perang Badar, tapi memilih pemimpin terbaik. Perang Badar itu antara Islam dan kafir. Jangan sampai seperti mau perang baratayuda. Indonesia harus kita jaga, jangan sampai ada perpecahan,” tutur mantan Rais Am PBNU ini.

Karena itu, kata Ma’ruf, forum ini memilih tajuk Banten Bersatu untuk Indonesia. Siapa yang akan menghancurkan Indonesia maka akan berhadapan dengan rakyat Banten. Sebab leluhur telah mewariskan semangat menjaga persatuan Indonesia.

“Karena itu kita harus galang persatuan. Kita amalkan ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama umat Islam), ukhuwah wathoniyah (persaudaraan sesama bangsa), ukhuwah insaniyah (persaudaraan sesama umat manusia), dan ukhuwah bantaniyah, persaudaraan sesama warga Banten,” papar ulama kelahiran Kresek, Tangerang, Banten ini di hadapan ribuan warga Banten yang hadir.

Selain menjaga saling pengertian, untuk mewujudkan keutuhan bangsa juga harus dibangun kejujuran. Jangan sampai ada dusta dan saling fitnah di antara anak bangsa. “Jangan ada bohong di antara kita. Jangan ada hoaks di antara kita. Jangan percaya hoaks (berita bohong). Setiap ada berita yang diterima, dicek dulu,” tuturnya.

Menghadapi pilpres, Ma’ruf juga meminta doa kepada warga Banten agar bisa melanjutkan cita-cita para tokoh dan sesepuh pendahulu Banten untuk memajukan Indonesia dengan menjadi seorang cawapres.

“Banyak tokoh Banten yang telah berjuang untuk NKRI. Bangak warga Banten yang gugur di medan pertempuran untuk membela Indonesia. Karena itu, Indonesia harus kuat. Indonesia tak boleh bubar, tak boleh punah, kayak binatang purba saja. Memangnya Indonesia dinosaurus? Indonesia adalah hasil perjuangan. Kerena itu, NKRI harga mati. Salawat (Nabi) sampai mati, taubat sebelum mati,” turutnya.

Salah satu daerah yang ditargetkan meraih suara signifikan di Banten adalah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah Jokowi- Ma’ruf Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany optimistis pasangan Jokowi-Ma’ruf akan meraih 75 suara di Tangsel dalam Pilpres 2019.

“Kita optimistis bahwa kita bisa memenangkan Jokowi-Ma’ruf dengan persentase 75 persen dan semoga di seluruh Indonesia juga,” kata Airin saat menyambut Ma’ruf dalam acara Jalan Sehat Damai di Taman Kesehatan BSD Tangerang Selatan, Minggu pagi sebelum bertolak ke Serang. (lum)

(dul/jpc)

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.