Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Siswa Mesti Dibekali Pendidikan Politik

0 43

PALU EKSPRES, PALU– Memasuki pelaksanaan Pemilu dan Pilpres tahun 2019, tenaga pendidik atau guru di sekolah-sekolah khususnya jenjang SMA/SMK, dinilai sangat perlu untuk memberikan pengetahuan terkait politik dan sistem demokrasi kepada para peserta didiknya.

Pengetahuan tersebut menurut Sekretaris Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulteng, Syam Zaini, sangat dibutuhkan oleh para siswa utamanya di jenjang SMA/SMK yang telah tercatat sebagai pemilih pemula.
“Sebagai insan pendidik, para guru diharapkan dapat memberikan pendidikan politik kepada para peserta didiknya,” kata Syam Zaini, saat ditemui, Rabu 6 Februari 2019.

Ia menerangkan, kebutuhan siswa terkait pengetahuan politik sangat penting, agar mereka dapat mengetahui bagaimana proses demokrasi yang berjalan di Indonesia. Selain itu, dengan pengetahuan tersebut, para siswa juga memiliki kesadaran tentang hak-hak politiknya sebagaimana komunitas masyarakat lainnya.
“Sehingga mereka nantinya tidak hanya asal-asalan memilih. Mereka nantinya lebih bisa mengetahui siapa-siapa yang harus dipilih untuk menjadi perwakilan masyarakat di legislatif, atau siapa pilihannya pada Pilpres. Hal ini tentunya akan menjadikan para siswa sebagai pemilih yang bertanggung jawab,” tutur Syam Zaini, yang juga kepala SMA Negeri 4 Palu.

Untuk itu, Syam Zaini menyarankan agar lembaga penyelenggara Pemilu dapat memberikan pelatihan khusus kepada para guru, terkait pendidikan politik kepada pemilih pemula. Nantinya, para guru tersebut yang akan menyampaikan kepada para siswa di sekolahnya masing-masing.

Cara ini menurutnya lebih efektif, dibandingkan KPU turun langsung ke sekolah-sekolah secara bergantian untuk menyampaikan sosialisasi terkait Pemilu kepada para siswa.
“KPU bisa mengundang guru-guru untuk diberi pelatihan. Supaya KPU tidak perlu repot-repot untuk mendatangi sekolah satu per satu untuk sosialisasi. Nanti guru-gurunya yang akan memberi pengetahuan itu di tiap kelasnya,” pungkas Syam Zaini.

(abr/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.