Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Bawaslu Sigi Cermati DCT, Caleg Rangkap Jabatan di BPD akan Dipanggil

0 18

PALU EKSPRES, SIGI – Anggota Bawaslu Kabupaten Sigi Dewi Tisnawaty SH, Selasa 8 Januari 2019 menyatakan bahwa saat ini Bawaslu Sigi selain melakukan pencegahan dan penertiban pelanggaran kampanye, pihaknya juga melakukan pencermatan kembali terhadap peserta pemilu yang sudah dinyatakan Daftar Calon Tetap (DCT) peserta pemilu di Kabupaten Sigi.

“Ada instruksi untuk melakukan pencermatan kembali terhadap DCT yang ada, olehnya untuk saat ini kami sedang melakukanya,” akunya.

Pencermatan yang dilakukan kata Dewi sapaanya, untuk lebih memastikan DCT yang telah ditetapkan tidak bermasalah. Permasalahan itu antara lain, jangan sampai ada peserta pemilu yang masuk DCT tapi juga masih menjadi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). “Tidak boleh ada peserta pemilu yang masuk dalam DCT juga masuk dalam keanggotaan BPD, karena itu termasuk pelanggaran,” akunya.

Seperti salah satu kasus yang ada di Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, di mana ada anggota BPD sudah dinyatakan masuk dalam DCT per tanggal 6 Desember 2018. Namun masih menjadi anggota BPD karena yang bersangkutan tidak mengajukan surat pengunduran diri sebelum penetapan DCT tanggal 6 Desember 2018.
Sehingga, kata Dewi persoalan ini akan ditindaklanjuti Bawaslu dengan memanggil yang bersangkutan untuk memastikan pilihanya. “Apakah mau jadi anggota BPD atau mau jadi peserta pemilu,”jelasnya.

Setelah mengetahui apa keinginan yang bersangkutan, Bawaslu Sigi akan mengambil sikap sesuai aturan yang ada. “Semua peserta pemilu yang sudah masuk dalam DCT tidak bisa rangkap jabatan yang mendapat gaji atau upah dari uang negara, karena itu merupakan pelanggaran,”tegasnya.

Pokonya kata Dewi, Bawaslu Sigi sudah berulang kali mengimbau sebelum penetapan DCT, agar siapa saja yang akan menjadi peserta pemilu dan akan ditetapkan dalam DCT untuk mengumdurkan diri dari jabatan yang dibiayai atau digaji oleh uang negara.
(mg4/palu nekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.