Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Gubernur Minta PT Pembangunan Sulteng Tingkatkan Deviden di 2019

0 173

PALU EKSPRES, PALU –  Gubernur Sulteng H Longki  Djanggola mengingatkan kepada direksi  PT. Pembangunan Sulteng bahwa pada tahun 2018 perusahaan ini harus memberikan pemasukan Daerah sampai 500 juta. Untuk itu, di 2019 ini dia berharap pemasukannya lebih meningkat.

“Selaku Pemprov saya mengapresiasi dan berterimakasih kepada kinerjanya sehingga dapat mencapai target pengiriman untuk semua jenis komoditi dan kita dorong untuk lebih meningkat lagi di tahun 2019,” ungkap Gubernur.

Hal ini dikatakan Longki saat memimpin Rapat Umum Pemegang Saham PT Pembangunan Sulteng di Ruang Kerja Gubernur, Jumat (4/1/2019).

Gubernur selaku pemegang saham meminta PT Pembangunan Sulteng untuk berhati-hati menjalankan usaha jasa yang digelutinya. Sebab banyak mafia pada bidang tersebut. Gubernur mengatakan perlu ada jaminan asuransi, apalagi Sulteng lagi terkena bencana.

Komisaris Utama PT Pembangunan Sulteng, Hajir Hadde, menjelaskan bahwa PT Pembangunan Sulteng telah melakukan  beberapa usaha  sepanjang 2018 diantaranya pembelian batu gajah, usaha batu bara serta pasir silikon yang telah melakukan 8 kali pengiriman.

Dari usaha itu diakui sudah menyetor keuntungan sebesar Rp75 juta dari target sebesar Rp 50 juta.

Gubernur Longki Djanggola Sebagai Pemegang Saham Pengendali PT.Pembangunan Sulteng,  mengapresiasi atas usaha yang telah dicapai oleh direksi dan komisaris PT.Pembangunan Sulteng.

Longki Djanggola juga meminta kepada segenap komisaris dan direksi untuk mengelola modal secara profesional, transparan, sesuai dengan tata kelola keuangan. “Jangan sampai lalai, ” kata  Gubernur Longki.

Rapat Umum Pemegang Saham 2018 PT. Pembangunan Sulteng membahas dua agenda penting yaitu perkembangan perusahaan PT. Pembangunan Sulteng  sampai dengan akhir Desember 2018 dan sekaitan adanya pemberhentian sementara direktur usaha dan investasi, Yasin Mangun. 

Sementara itu terkait  dengan pemberhentian direktur usaha dan investasi, maka setelah mendengar hak jawab dari Yasin Mangun,  Gubernur Longki sepakat bersama Pemegang saham lainnya dari KPN Beringin Baharuddin HT,   mengangkat  kembali Yasin Mangun  sebagai salah seorang direksi.

RUPS PT Pembangunan Sulteng turut dihadiri seluruh Komisaris dan Direksi, Asisten II Bidang Perekonomian Elim Somba, Kepala BPKAD Sulteng, Karo Perekonomian serta Karo Hukum Setda Provinsi Sulteng.

(Humas pemprov/ Palu Ekspres) 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.