Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Pejabat Kemenag Lelang Batik untuk Bantu Anak Yatim

0 146

PALU EKSPRES, PALU – Dalam perhelatan Jagong Masalah Umrah dan Haji (Jamarah) dan Ngobrol Soal Haji (Ngaji) yang digelar Bidang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, di Asrama Haji transit Palu, Selasa 18 Desember 2018, salah seorang pejabat Kemenag RI, yakni Direktur Bina Haji Kemenag RI, H. Khoirizi turut menggelar penggalangan dana bagi anak yatim korban bencana alam yang terjadi di Palu.

Di sela-sela dialog bersama peserta yang terdiri dari pejabat dan perwakilan Kemenag Kabupaten dan Kota se-Sulteng, perwakilan ormas dan para mahasiswa tersebut, Khoirizi yang juga menjadi narasumber kemudian melelang sebuah baju batik, yang hasil penjualannya akan disumbangkan kepada anak yatim yang orang tuanya menjadi korban meninggal dunia pada bencana alam beberapa waktu lalu.

Lelang tersebut dibuka dengan harga Rp200 ribu, kemudian bergantian para peserta mulai menawar harga mulai dari Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Turut ikut dalam proses tawar menawar harga tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, Dr. H. Rusman Langke, dan Kepala Kantor Kemenag Kota Palu, H. Ma’sum Rumi.

Setelah melalui serangkaian tawar menawar, akhirnya forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Sulteng berhasil menjadi penawar dengan harga tertinggi yakni Rp10 juta.

“Kapan lagi kita bisa memberi kepada anak yatim. Mumpung kita masih diberi kesempatan, mari kita sama-sama bebruat baik,” ucap Khoirizi.

Selain itu, Khoirizi turut memberikan santunan berupa uang tunai kepada salah seorang staf bidang PHU Kanwil Kemenag Sulteng, Sarbani, yang merupakan penyintas bencana alam 28 September lalu. Khoirizi berharap, bantuan tersebut dapat membantu Sarbani untuk membangun kembali rumahnya yang rusak akibat bencana.

“Pasti ada hikmah di balik semua kejadian ini. Jika kita menyadari itu, Insyaallah akan mengangkat derajat kita ke tingkat yang lebih tinggi,” tutur Khoirizi, usai menyerahkan santunan kepada Sarbani.

(abr/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.