Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Investor Acuhkan The Fed, Rupiah Berpeluang Lanjutkan Penguatan

0 63

PALU EKSPRES, JAKARTA– Nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat terlihat belum dapat merubah tren pergerakan sidewaysnya. Akan tetapi, kondisi ini berubah menjadi potensi melanjutkan penguatan jika sentimen yang ada dapat mendukung pergerakan positif tersebut.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, meski jelang pertemuan rapat The Fed dimana biasanya Rupiah melemah namun, kali ini diperkirakan pelaku pasar tidak terlalu reaktif menyusul sikap The Fed yang dinilai lebih menahan diri untuk kenaikan suku bunganya seiring potensi perlambatan yang terjadi pada ekonomi AS.

“Di perkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14.515-14.588. Diharapkan Rupiah masih dapat mengambil kesempatan tersebut untuk kembali menguat,” ujarnya Rabu (19/12/2018).

Reza menjelaskan, pergerakan Rupiah mampu berbalik menguat dibandingkan sehari sebelumnya. Bahkan mampu melampaui target resisten sebelumnya di 14.520.

Pelemahan USD seiring dengan sikap pelaku pasar yang skeptis terhadap kondisi ekonomi AS yang dinilai mengarah ke resesi akibat masih adanya imbas perang dagang dengan Tiongkok memberikan sentimen positif pada Rupiah.

Di sisi lain, Reza menambahkan pelemahan USD pun seiring dengan nada dovish yang disampaikan oleh The Fed dan belum usainya perseteruan antara Presiden Trump dengan The Fed terkait kenaikan suku bunga The Fed yang terjadi.

“Atas kondisi tersebut, adanya lelang DNDF yang dibarengi dengan adanya intervensi BI dalam lelang tanpa menggunakan devisa dapat dimanfaatkan Rupiah untuk kembali berbalik naik,” tandanya.

(mys/JPC)

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.