Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Sinar Penyerang Lokal Makin Tergerus Geliat Striker Asing

0 141

PALU EKSPRES – Liga 1 2018 memang telah berakhir. Penghargaan di pelbagai kategori pun telah diberikan. Tapi, rasanya masih menarik Liga 1 2018, terutama dalam hal pencetak gol tersubur.

Maklum saja, top skorer kembali dikuasai striker asing. Kali ini, Aleksandar Rakic, striker PS Tira asal Serbia yang mendapat predikat tersubur usai mengemas 21 gol sepanjang Liga 1 2018.

Itu artinya, karena persaingan di Indonesia berganti menjadi Liga 1, pencetak gol terbanyak diraih penyerang asing. Seperti diketahui, di Liga 1 2017 ada Sylvano Comvalius, penyerang Bali United asal Belanda menjadi yang tersubur dengan 37 gol.

Lantas, kemana penyerang lokal? Bisa dibilang penyerang lokal asli Indonesia makin tergerus eksistensinya. Dari daftar pencetak gol terbanyak di Liga 1 2018, hanya Samsul Arif (Barito Putera) yang bisa masuk dalam jajaran bomber asing. Itu pun dia hanya mengemas 14 gol.

Jumlah gol yang kalah dari para penyerang asing yang memang mendominasi di Liga 1 2018. Sebut saja Rakic ​​(PS Tira, Serbia, 21 gol), David da Silva (Persebaya, Brasil, 20 gol), Marko Simic (Persija, Kroasia, 18 gol ), Ezechiel N’Douassel (Chad, Persib, 17 gol), Bruno Silva (PSIS, Brasil, 16 gol), Fernando Rodriguez (Mitra Kukar, Spanyol, 15 gol), dan Loris Arnaud (Persela, Prancis, 15 gol).

Menariknya, di Liga 1 2017, hanya Samsul Arif merupakan penyerang lokal yang mencuat pada daftar penyerang tersubur di bawah jajaran penyerang asing. Bersama Persela di Liga 1 2017, Samsul mampu mengemas 17 gol. Tiga striker lainnya adalah pemain asing yaitu Comvalius (Bali United, Belanda, 37 gol), Marclei Santos (Mitra Kukar, Brasil, 24 gol), dan Alberto ‘Beto’ Goncalves (Sriwijaya FC, Brasil, 22 gol). Musim panas, Beto belum menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Terakhir kali penyerang lokal menjadi top skorer terjadi pada 2013 saat persaingan masih disebut ISL (Liga Super Indonesia). Kala itu, Boaz Solossa (Persipura) menjadi top skorer dengan 22 gol. Setelah itu, dalam tiga musim beruntun, top skorer menjadi milik pemain asing. Yakni ISL 2014 top skorer Emmanuel Kenmogne (Persebaya, Kamerun) dengan 25 gol, Liga 1 2017 Comvalius, dan Liga 1 2018 Rakic.

Seperti Selengkapnya, kompetisi 2015 berhenti dan tidak ada berlangsung kompetisi. Kemudian pada 2016 juga tidak ada persaingan resmi karena hukuman dari FIFA.

Ini adalah hasil terbaik dari penyerang terbaik, Samsul Arif menjadi striker lokal. Selain di Liga 1 2017 dan 2018, Samsul Arif juga gemilang di ISL 2014. Bersama Arema Cronus kala itu, dia mengemas 16 gol. Dia menjadi pemain lokal tersubur. Samsul hanya kalah dari Kenmogne (Kamerun) yang menjadi top skorer dengan 25 gol.

Fenomena itu tidak lepas dari kebijakan klub di Indonesia yang memercayakan lini depan kepada striker asing. Hampir semua klub-klub elit di Indonesia bertumpu pada penyerang asing. Hal tersebut membuat kesempayan striker lokal untuk unjuk gigi semakin berkurang. Tapi, fakta yang terjadi. Bomber asing masih dianggap sebagai faktor utama moncernya ketajaman tim mereka.

Pencetak Gol Terbanyak Dalam 4 Musim Liga Dunia Terakhir
2018 – Liga 1
1. Aleksandar Rakic ​​(Serbia, PS Tira) – 21 gol
2. David da Silva (Brasil, Persebaya) – 20 gol
3. Marko Simic (Kroasia, Persija) – 18 gol
4. Ezechiel N’Douassel (Chad, Persib) – 17 gol
5. Bruno Silva (Brasil, PSIS), 16 gol
6. Fernando Rodriguez (Spanyol, Mitra Kukar) – 15 gol
7. Loris Arnaud (Prancis, Persela) – 15 gol
8. Samsul Arif (Indonesia, Barito) – 14 gol

2017 – Liga 1
1. Sylvano Comvalius (Belanda, Bali United) – 37 gol
2. Marclei Santos (Brasil, Mitra Kukar) – 24 gol
3. Alberto ‘Beto’ Goncalves (Brasil *, Sriwijaya FC) – 22 gol
4. Samsul Arif (Indonesia, Persela) – 17 gol
5. Lerby Eliandry (Indonesia, Borneo FC) – 16 gol
* Beto belum menjadi WNI

IKLAN

2014 – ISL
1. Emmanuel Kenmogne (Kamerun, Persebaya) – 25 gol
2. Samsul Arif (Indonesia, Arema Cronus) – 16 gol
3. Cristian Gonzales (Indonesia, Arema Cronus) – 15 gol
4. Greg Nwokolo (Indonesia, Persebaya) – 14 gol
5. Herman Dzumafo (Kamerun *, Mitra Kukar) – 13 gol
* Dzumafo belum menjadi WNI

2013 – ISL
1. Boaz Solossa (Indonesia, Persipura) – 25 gol
2. Sergio van Dijk (Indonesia, Persib) – 21 gol
3. Djibril Coulibaly (Mali, Barito) – 21 gol
4. Cristian Gonzales (Indonesia, Arema Cronus) – 19 gol
5. Lancine Kone (Pantai Gading, Persisam) – 19 gol

(epr / JPC)

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.