Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Arsy Widianto Melejit Berkat Warisi Bakat Romantis Yovie

0 121

PALU EKSPRES– Arsy Widianto mengikuti jejak sang ayah, Yovie Widianto, terjun ke industri hiburan. Belum setahun menjalani debut, dia sudah meraih dua penghargaan.

Bulan lalu Arsy merilis single ketiganya, Planet Tempat Ku Sembunyi. Lagu tersebut diciptakan sang ayah yang memang jago menulis lagu-lagu cinta dan romantis. Lagu itu bercerita tentang perasaan suka yang terpendam tetapi tetap diperjuangkan. Arsy ikut berkontribusi dalam ide cerita lagu dan sedikit lirik.

”Aku punya ide, terus aku sampaikan ke papa pas ngobrol di rumah,” ucap teman duet Brisia Jodie lewat lagu Dengan Caraku tersebut.

Sebelumnya, sulung di antara dua bersaudara itu merilis dua single, Nembak dan Dengan Caraku. Dua lagu tersebut sangat populer di kanal streaming. Bahkan, lagu yang dinyanyikan bersama Jodie Idol itu makin membuat nama mereka dikenal.

Untuk urusan lagu cinta, Arsy mewarisi bakat Yovie. Dia punya banyak ide yang bisa menjadi bahan. Ditambah lagi, dia sering curhat soal cinta dengan sang papa.

”Aku deket banget sama papa, sering ngobrol minta masukan,” kata cowok 19 tahun tersebut saat ditemui di Studio 6 Emtek City, Jakarta Barat, Jumat malam (30/11). Karena itulah, dari sekadar obrolan, keduanya bisa sukses melahirkan lagu romantis yang bikin baper.

Ssstt…mamanya, Dewayani, ternyata juga jago bikin lirik lagu. Berbekal masukan dari orang tua dan idenya yang kaya, Arsy punya bekal yang cukup untuk bisa membuat lagu-lagu cinta seperti ayahnya.

Dia tidak butuh waktu lama untuk mendulang apresiasi dan prestasi. Di perhelatan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2018, Arsy dan Jodie menang di kategori Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Pop Terbaik berkat lagu Dengan Caraku. Mereka mengalahkan nama-nama besar seperti Sheila on 7, RAN, serta Maliq & D’Essentials. Pada Silet Awards 2018 bulan lalu, Dengan Caraku terpilih sebagai Lagu Tersilet. ”Nggak nyangka sih bakal sebesar ini karena pada tahun pertama fokusnya cuma membawakan lagu dengan bagus,” ujar Arsy.
Meski begitu, tidak dimungkiri, banyak yang menilai keberhasilannya terjadi berkat nama besar Yovie Widianto. Mungkinkah hanya ikut-ikutan atau dipaksa menjadi penyanyi? Dengan tegas, Arsy menjawab tidak. Jadi penyanyi adalah pilihannya.

Sejak kecil, dia memang terbiasa melihat Yovie bermain musik di panggung maupun studio. Yovie sudah membiasakan putranya tersebut akrab dengan musik. Sempat belajar piano klasik sekitar 4 tahun waktu SD, Arsy berhenti karena jenuh. ”Sempat lanjut lagi beberapa tahun untuk belajar piano jazz,” ungkapnya.

Namun, pada akhirnya dia merasa lebih suka menyanyi. Arsy ingin memilih jalur yang berbeda dengan ayahnya. ”Main musik biar papa aja,” tuturnya.

Yovie mendukung. ”Tapi negesin supaya aku serius dan nggak setengah-setengah,” lanjut mahasiswa London School of Public Relations tersebut.Yovie pun tidak mau ujuk-ujuk mengorbitkan anaknya tanpa kemampuan yang memadai.

Sejak dua tahun lalu, Arsy makin berfokus latihan nyanyi di Yovie Music School. Setahun sebelum menjalani debut, dia berlatih dengan vocal coach Otti Jamalus dan Indra Aziz. Next, dia ingin belajar vokal dengan Doddy Katamsi.

”Aku mau terus memperbaiki diri, nggak mau cuma bawa nama papa,” tegasnya. Sekarang dia menyiapkan album perdana. Tahun depan album itu dirilis.

(len/c14/jan)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.