Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Kerja Keras Kementan Bikin Petani Semakin Sejahtera

0 90

 

 

JAKARTA, PE – Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PDIP Agustina
Wilujeng Pramestuti menilai kehidupan para petani saat ini semakin
sejahtera.

Dia berkaca pada fakta di lapangan dan nilai tukar petani (NTP) yang
menanjak sebagaimana data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut Agustina, data BPS tersebut menandakan penerimaan petani
lebih besar dibandingkan pengeluaran sehingga dapat disimpulkan
kehidupan petani membaik.

Hal itu juga tidak lepas dari kinerja Kementerian Pertanian yang
dikomandoi Andi Amran Sulaiman.

Salah satu program kesejahteraan kepada petani pada era pemerintahan
Joko Widodo yang diimplementasikan Kementerian Pertanian adalah
kepada subsektor gula.

Agustina mencontohkan target produksi gula sebanyak 2,5 juta ton pada
2019 melalui upaya penambahan luas tanam tebu dan mendorong
investasi.

Menurut Agustina, usaha itu amat berpengaruh terhadap kesejahteraan
petani tebu sebagai sumber komoditas gula.

Strategi lainnya yang akan ikut mendongkrak kesejahteraan petani tebu
adalah sistem beli putus tebu. Agustina menilai cara beli putus
adalah sistem bagi hasil sehingga nantinya membuat penghasilan petani
tebu lebih jelas.

“Presiden Joko Widodo memang konsisten mewujudkan kedaulatan pangan,
salah satunya masalah gula,” ujar Agustina, Sabtu (1/12).

Perihal distribusi, Kementerian Pertanian juga dianggap berhasil
mendekatkan harga gula antara dari petani dan di pasar.

Tentang masih terjadinya impor gula saat ini yang dilakukan, Agutina
menilai perlu ditelaah akibat peliknya masalah pergulaan sejak zaman
dulu.

Menurut dia, hal itu bukan baru terjadi pada era Joko Widodo.

“Zaman pemerintahan masa lalu, industri tebu nasional dibiarkan tanpa
melakukan upgrading teknologi yang masih menggunakan mesin masa
penjajahan. Akibatnya rendemen gula rendah, petani harga beli tebunya
ditentukan oleh rendemen dan amat tidak diuntungkan,” kata Agustina.

Agustina menampik tudingan yang menyebut bahwa pemerintah saat ini
tidak memperhatikan nasib petani tebu.

Menurut Agustina, saat ini telah ada visi dan misi peningkatan
produksi komoditas pertanian yakni Upsus lima jenis pangan.

Salah satunya adalah gula sebagai penjabaran swasembada pada Nawacita
era Joko Widodo.

(jos/jpnn)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.