Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Sekprov Sulteng Launching Pembangunan Huntara MDMC

0 238
PALU EKSPRES, PALU – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Tengah, Moh. Hidayat Lamakarate secara resmi melaunching pembangunan hunian sementara (huntara), untuk korban bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi, yang dibangun oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), di Pos Pelayanan MDMC Kelurahan Pantoloan, Sabtu (10/11/2018).

Secara khusus, Hidayat yang juga ditunjuk Gubernur menjadi Ketua Tim Percepatan Penanganan Bencana Sulteng, menyampaikan apresiasinya kepada MDMC yang telah membantu pemerintah dalam penanganan bencana di Sulteng, sejak masa tanggap darurat hingga masa transisi saat ini.

“Di antara waktu di mana sebagian sudah pulang, saudara-saudara MDMC masih berada di tengah-tengah kita. Di mana pada tahapan ini kebutuhan-kebutuhan masyarakat bukan lagi sembako, tapi juga hunian, MDMC kembali lagi berpartisipasi menyiapkan seribu tempat untuk masyarakat kita,” kata Hidayat.

Ia mengingatkan, pembangunan huntara untuk masyarakat sebagaimana yang disepakati antara pemerintah dan beberapa NGO, walaupun sifatnya sementara namun harus memenuhi unsur kelayakan serta dilengkapi dengan beberapa fasilitas, di antaranya MCK dan instalasi air bersih yang memadai.

Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, yang hadir langsung pada launching tersebut menegaskan, pihaknya menginginkan huntara yang dibangun menjadi rumah sehat dan dapat dihuni dengan baik oleh masyarakat.

Sebelumnya, kata Budi, pada penanganan bencana di Lombok MDMC memprogramkan pembangunan sebanyak 694 huntara sekaligus sekolah TK permanen. Di Sulteng, MDMC memprogramkan pembangunan 1.000 huntara bagi para penyintas bencana, yang tersebar di beberapa titik Pos Pelayanan MDMC di Kota Palu, Sigi dan Donggala.

“Terima kasih kepada pihak-pihak terkait, PW Muhammadiyah, pemilik lahan, dan utamanya dukungan dari pemerintah,” ujar Budi.

(abr/Palu Ekspres)

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.