Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Empat Jenazah Penumpang JT-610 Telah Teridentifikasi, Lion Air Serahkan ke Keluarga Korban

0 162

PALU EKSPRES, JAKARTA- Member of Lion Air Group menyampaikan informasi terbaru sehubungan penanganan Lion Air nomor JT-610, bahwa tim Disaster Victim Identification Kepolisian Republik Indonesia tadi malam memberikan konfirmasi hasil identifikasi tiga jenazah penumpang JT-610. Mereka itu adalah Chandra Kirana (laki laki), Monni (perempuan) dan Hizkia Jorry Saroinsong (laki-laki). “Sehingga total menjadi empat yang sudah teridentifikasi, sebelumnya (31/10/2018),” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Prihantoro kepada Palu Ekspres, Jumat (3/11/2018).
Konfirmasi tersebut katanya, diumumkan pukul 19.05 WIB setelah adanya kecocokan hasil tes forensik dan ante-mortem dengan data DNA yang sebelumnya sudah diberikan pihak keluarga kepada tim DVI POLRI.
Danang mengakatan, Lion Air tadi malam secara resmi menyerahkan jenazah almarhum Chandra Kirana, almarhumah Monni dan almarhum Hizkia Jorry Saroinsong kepada pihak keluarga melalui upacara yang berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara R. Said Sukanto (RS POLRI). Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Director of Corporate Safety Lion Air Group, Capt. Eduard Kallisto MP dan Director of Airport Service Lion Air Group, Capt. Wisnu Wijayanto.
Selanjutnya, jenazah almarhum Chandra Kirana akan diberangkatkan menuju Palembang, Sumatera Selatan pada Sabtu (03/ 11/2018) pukul 06.30 WIB. Untuk almarhumah Monni ke Sawah Besar, Jakarta Pusat dan almarhum Hizkia Jorry Saroinsong ke Kramat Jati, Jakarta Timur.
“Atas nama Lion Air, mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga dan handai taulan,” jelasnya. Lion Air la jutnya, akan mendukung hal yang dibutuhkan oleh keluarga, termasuk memberikan uang tunggu kepada keluarga Rp 5.000.000, uang kedukaan Rp 25.000.000 serta uang santunan meninggal dunia sesuai PM 77 Tahun 2011 yaitu Rp. 1.250.000.000 ditambah penggantian bagasi menurut peraturan tersebut Rp 4.000.000. Namun untuk penggantian bagasi, Lion Air akan memberikan Rp 50.000.000.
Tim DVI POLRI juga masih melaksanakan proses identifikasi mendalam yang melingkupi forensik dan tes DNA.
“Lion Air tetap melakukan pendampingan kepada keluarga (family assistant) pada setiap posko JT-610,” ungkapnya.
Beberapa manajemen Lion Air hari ini juga berada di posko Cawang, posko RS POLRI, Jakarta Timur dan Tanjung Priok, Jakarta Utara guna memberikan dukungan moril kepada keluarga penumpang, kru serta tim evakuasi.
Upaya pencarian seluruh penumpang, kru dan pesawat JT-610 yang mengalami kecelakaan pada (29/10) di perairan Karawang, Jawa Barat terus dilakukan.
Sebagaimana diketahui, Lion Air telah membuka crisis center dan untuk infomasi penumpang dapat menghubungi di nomor telepon (021)-80820002.
Lion Air akan menyampaikan informasi terbaru sesuai perkembangan lebih lanjut dan kami senantiasa berharap yang terbaik bagi seluruh penumpang maupun kru pesawat. (fit/Palu ekspres )

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.