Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Pengajar TJPA Ditugaskan ke Tenda Pengungsian

0 74

PALU EKSPRES, PALU – Ratusan pengajar program Tambahan Jam Pelajaran Agama (TJPA) yang awalnya ditempatkan di seluruh SD se-Kota Palu, diarahkan untuk bertugas mengisi aktivitas pembinaan keagamaan di tenda-tenda pengungsian yang tersebar di Kota Palu.

Hal ini dilakukan, kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi, karena jam sekolah di Kota Palu saat ini masih sangat terbatas.

“Kita arahkan mereka untuk melakukan tugasnya di tenda-tenda pengungsian, karena saat ini sekolah-sekolah kita aktifnya hanya sampai siang hari, sore belum kita aktifkan,” jelas Ansyar, usai melakukan pertemuan dengan para pengajar TJPA, di SD Inpres Tavanjuka, Rabu 31 Oktober 2018.

Tugas tersebut dijalankan oleh para pengajar TJPA hingga batas waktu yang akan ditentukan nantinya. Ansyar menyebutkan, sebelumnya untuk tahun ini Pemkot telah merekrut sebanyak 330 orang tenaga pengajar TJPA yang terdiri dari perwakilan seluruh agama yang diakui di Indonesia, untuk disebar di seluruh SD se-Kota Palu.

“Mereka-mereka inilah yang kami turunkan di shelter-shelter pengungsian. Untuk dokumentasinya mereka yang buat nanti, itu yang jadi bahan evaluasi kita,” tandas Ansyar.

TJPA merupakan salah satu program andalan Pemkot Palu, yang diikuti oleh peserta didik kelas V SD se-Kota Palu. Setiap tahunnya, para peserta didik yang telah mengikuti program tersebut lalu menerima sertifikat yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Palu.

(abr/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.