Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Wapres JK Minta Rehabilitasi Palu Maksimal Dua Tahun

0 125

PALU EKSPRES, PALU – Wapres Yusuf Kalla (JK) meminta rehabilitasi Kota Palu dan sekitarnya paling lambat selesai dalam dua tahun.

Hal itu dia katakan saat di lokasi bencana di Palu, Jumat (12/10/2018).

Kedatangan Wapres Yusuf Kalla turut didampingi Sekretaris Jendral (Sekjen) PBB Antonio Guterres, CEO Bank Dunia Kristalina Georgieva, CEO Bank Pembangunan Asia, dan Pangkosargasbagpad Mayjen Tri Soewandono.

Guterres tiba di Bandara Sis Aljufri Mutiara Palu dan bertemu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei, Gubernur Sulteng Longki Djanggola, dan Forkopimda Provinsi Sulteng.

Setiba di Palu, Yusuf Kalla melakukan rapat terbatas dengan kepala BNPB Willem Rampangilei terkait gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah yang telah menenggalamkan pemukiman penduduk di BTN Balaroa, Petobo dan Jono Oge.

Demikian juga tsunami merusak Pelabuhan Wani dan Watusampu dan pemukiman penduduk di daerah pantai.

Setelah mendengar penjelasan dari Kepala BNPB, selanjutnya Wapres Yusuf Kalla bersama rombongan melakukan pertemuan dengan seluruh LSM terkait dengan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk penangan bencana.

Wapres juga mendatangi lokasi terdampak gempa, mulai dari BTN Balaroa, Rumah Sakit Anutapura, Jembatan Panolele dan lokasi pengungsian di Lapangan Vatulemo.

“Saya minta agar segera dilakukan langkah pemulihan kondisi masyarakat. Untuk pemenuhan kebutuhan pengungsi, segera membangun hunian sementara dan mempercepat pembangunan hunian untuk tempat relokasi masyarakat yang mengungsi, ”ujar Wapres Jusuf Kalla.

Dia juga meminra agar dibangun sekolah, rumah ibadah, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya.

“Pemerintah pusat akan mendukung dana untuk mempercepat pemulihan.Dipercepat waktu pelaksanaan dan rekontruksi selambat-lambatnya 2 tahun sudah membaik semuanya, ”tegas Wapres.

Diketahui setelah tenggat waktu tanggap darurat selesai, selanjutnya akan dibentuk Satgas Rehabilitasi dan Rekontruksi yang langsung dikoordinir Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Usai pertemuan itu, selanjutnya Wapres dari Palu bertolak ke Sumatera Utara untuk membuka secara resmi MTQ Tingkat Nasional. (***/fit)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.