Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Komisi VIII DPR-RI Kunjungi Sulteng

0 153

PALU EKSPRES, PALU- Sebanyak 17 orang yang tergabung dalam rombongan Komisi VIII DPR-RI mengunjungi Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (11/10/2018).
Kunjungan rombongan Komisi VIII DPR RI tersebut diterima Gubernur Sulawesi Tengah didampingi Asisten II, Dr. Bunga Elim Somba, M.Si, Kepala Biro Humas dan Protokol Drs. Moh. Haris, Kepala Dinas Sosial Drs. Ridwan Mumu, M.Si serta pejabat terkait lainnya, bertempat di ruang kerja Gubernur Sulteng.
Inti kunjungan Komisi VIII DPR-RI yang dipimpin Ketua Komisi, Ali Taher untuk melihat secara dekat kondisi Sulawesi Tengah pasca diterjang gelombang tsunami dan gempa bumi.

Ali Taher menyatakan turut berbelasungkawa serta prihatin atas musibah yang telah melanda Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala.

Ia berharap dapat dibuat relokasi daerah yang rawan gempa serta mendata kerugian yang telah ditimbulkan oleh gempa dan tsunami tersebut, serta berdoa agar musibah yang terjadi merupakan yang pertama sekaligus yang terakhir.
Pada kesempatan itu, Ketua Rombangan Ali Taher juga memberikan apresiasi atas penambahan dua pekan tanggap darurat yang dikeluarkan gubernur
“Saya memberikan apresiasi atas beroperasinya kembali Bandar Mutiara Palu, beroperasinya SPBU, PLN serta aktifitas kerja, sekaligus memberikan bantuan kemanusiaan BNPB kepada gubernur,” jelasnya.
Berkaitan kedatangan rombongan Komisi VIII DPR-RI, Gubernur H. Longki Djanggola menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya.
Menurut gubernur, bencana tsunami dan gempa bumi yang telah menelan korban jiwa ribuan orang termasuk keponakannya sendiri, merupakan kehendak dari Yang Maha Kuasa
Gubernur mengakui, akibat gempa dan tsunami yang terjadi mengakibatkan terjadinya krisis BBM, terputusnya komunikasi, bahkan ketujuh gardu induk PLN mengalami kerusakan yang mengakibatkan terjadinya pemadaman listrik
“Tapi, atas perhatian kementrian, TNI serta puhak terkait lainnya segalanya dapat pulih kembali,” ujarnya.
Gubernur juga menyampaikan bahwa Presiden RI Joko Widodo telah mengunjungi Sulteng, tepatnya tiga hari pasca gempa, serta kunjungan kunjungan Wakil Presiden dan pejabat tinggi lainnya.
Gubernur juga menjelaskan kondisi alam Sulteng yang dilewati lempengan palu- koro yang rawan akan gempa.
Menurut Gubernur kejadian tersebut adalah yang ke empat kalinya, setelah kejadian di Tambu 50 tahun silam yang menelan korban 300 jiwa.
Gubernur menambahkan , selain tsunami yang melanda Kota Palu, juga terjadi tanah bergeser sepanjang 500 meter di Jono Oge serta tanah tersedot di BTN Perumnas Balaroa.

( Humas)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.