Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

BI Naikkan Suku Bunga, Ini Kata Sri Mulyani

0 294

PALU EKSPRES, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai
keputusan Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan suku bunga sudah
tepat. Menurutnya, hal itu sejalan dengan kondisi global yang tidak
menentu.

“Saya rasa BI membuat keputusan sesuai dengan lingkungan yang
sekarang ini,” ujarnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis
(27/9/2018).

Selain itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia juga menghargai
langkah-langkah untuk menaikkan suku bungan demi menjaga ekonomi di
negeri. Apalagi, nilai tukar rupiah masih belum mencerminkan USU.

“Suatu keputusan yang sesuai dengan kebutuhan kita untuk menjaga
stabilitas dan menjaga momentum ekonomi tetap stabil,” tuturnya.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) menetapkan kembali BI
Rate Reverse Repo 7 hari sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75
persen. Sebelumnya, suku bunga acuan juga dinaikkan dari sebelumnya
5,25 persen menjadi 5,5 persen.

Keputusan itu adalah untuk mempertahankan stabilitas makroekonomi dan
sistem keuangan.

Selain itu, terus dilakukan untuk mendukung ekonomi dengan tetap
dinamis dan global atau domestik. Berhasillah dalam menjaga defisit
transaksi berjalan.

Bersamaan dengan penetapan BI 7-hari Reverse Repo Rate, Bank
Indonesia juga menaikkan suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps
menjadi 5 persen dan Fasilitas Pinjaman naik 25 bps menjadi sebesar
6,5 persen.

“Keputusan tersebut konsisten dengan upaya-upaya untuk mempertahankan
keuangan dan mengendalikan masalah dalam melangkah aman,” kata
Gubernur BI, Perry Warjiyo di Gedung BI Jakarta, Kamis (27/9/2018).
“BI menghargai dan mendukung langkah-langkah untuk mengendalikan Cad
dalam mendorong ekspor dan mengurangi impor,” tambahnya.

Bank Indonesia akan mengoptimalkan bauran kebijakan moneter,
makroprudensial, dan sistem pembayaran untuk keseimbangan antara
makroekonomi dan sistem keuangan dengan proses pemulihan ekonomi yang
sedang berlangsung.

Langkah ini dilakukan BI dengan terus menggunakan sistem keuangan.
“Bank Indonesia juga semakin kuat dalam menjaga perekonomian dan
keuangan,” tandasnya.

(hap / JPC)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.