Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Ungkap Siswa Terlibat Narkoba, Sekolah Perlu Diberi Penghargaan Khusus

0 350

PALU EKSPRES, PALU – Keberhasilan SMA Negeri 4 Palu dalam mengungkap peredaran narkoba di kalangan peserta didiknya, menurut pengamat pendidikan Kota Palu, Arifuddin M. Arif, perlu mendapatkan apresiasi dan penghargaan khusus dari pihak-pihak terkait.

Menurutnya, hal tersebut dapat menjadi stimulan bagi sekolah-sekolah lainnya, untuk dapat menerapkan peningkatan sistem pengawasannya demi mencegah peredaran narkoba di lingkungannya masing-masing.

“Dari aspek pengungkapannya saya kira perlu diberikan penghargaan dan apresiasi khusus kepada pihak sekolah. Saya sangat sependapat kalau misalnya Kepala Sekolahnya diberikan apresiasi oleh lembaga-lembaga terkait, karena itu sebuah prestasi bagi sekolah dalam mengungkap, karena jarang sekali sekolah yang mau mengugkap secara terbuka,” kata Arifuddin, saat ditemui di IAIN Palu, Senin 24 September 2018.

Ia berharap, semua lembaga pendidikan dapat mengambil langkah yang sama, sebagai bagian dari tindakan masif mengantisipasi keterlibatan pelajar terhadap narkoba. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh SMAN 4 Palu menujukkan bahwa pihak sekolah memiliki kemauan yang tinggi dalam mengawasi para peserta didiknya.

“Ini artinya bahwa komponen sekolah itu bekerja, melakukan proses pengawasan dalam rangka mengantisipasi peluang dan ruang keterlibatan siswa pada narkoba, sekaligus sebagai stimulan kepada sekolah lain untuk melakukan pengawasan yang tinggi,” ujar Akademisi IAIN Palu tersebut.

Selain itu, lanjut Arifuddin, terungkapnya keterlibatan siswa tersebut juga menjadi peringatan bagi para orang tua, sebagai penanggung jawab utama terhadap anak-anaknya.

“Ini juga sebagai stimulan yang bisa menghentakkan kesadaran orang tua, bahwa ternyata anak kita yang selama ini kita tidak sadar bahwa ternyata mereka sudah terkontaminasi,” imbuhnya.

Ia berharap, ke depan koordinasi antara pihak sekolah dan orang tua serta masyarakat sekitar dapat terus ditingkatkan, untuk mengantisipasi hal-hal tersebut.

“Ini artinya bahwa ada kepedulian dari sekolah, untuk mengantisipasi penyebaran narkoba di kalangan pelajar. Penguatan-penguatan kerja sama antara pihak sekolah dengan orang tua dan masyarakat luas, sangat penting dibangun untuk mengantisipasi itu semua,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa SMAN 4 Palu berhasil mengungkap enam orang siswanya yang terlibat narkoba. Empat di antaranya diketahui sempat melakukan pesta sabu-sabu di luar jam sekolah, satu orang lainnya didapati alat isap sabu di dalam tasnya, sedang satu orang lagi kedapatan membawa enam paket kecil sabu-sabu dalam sebuah razia di kelas oleh pihak sekolah.

(abr/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.