Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Pupuk Indonesia Pastikan Stok Aman Hingga Musim Tanam Oktober-Maret

0 158

PALU EKSPRES, JAKARTA– Pupuk Indonesia Grup memastikan stok pupuk aman
jelang musim tanam di bulan Oktober – Maret mendatang. Total stok pupuk
hingga 12 September 2018 secara Nasional di Lini III & IV, atau di
Gudang Kabupaten dan Kios mencapai 1.475.323 ton.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat mengatakan
jumlah tersebut mencapai dua kali lipat dari ketentuan stok yang
ditetapkan oleh Pemerintah.

Bahkan jumlah tersebut belum termasuk dengan stok yang terdapat di
gudang pabrik dan provinsi. Adapun rincian stok nasional Lini III & IV
terdiri dari 519.804 ton Urea, 466.608 ton NPK, 136.580 ton Organik,
182.264 ton SP-36 dan 170.067 ton ZA. Sedangkan realisasi penyaluran
hingga 7 September 2018 adalah sebesar 2.623.482 urea, 1.696.364 NPK,
466.529 Organik, 592.773 SP-36 dan 659.369 ZA.

“Dalam rangka persiapan musim tanam ini, kami menugaskan produsen pupuk
yang tergabung dalam Pupuk Indonesia Grup untuk mempercepat proses
penyaluran pupuk terutama dari lini II dan III ke lini IV yaitu
penyaluran distributor ke kios,” kata Aas di Bontang, Rabu (19/9/2018).

Dengan begitu, sambung Aas, distributor dan pemilik kios dapat menebus
pupuk sesuai dengan alokasinya sehingga dapat diterima oleh petani tepat
pada waktunya. Selain itu, untuk mengantisipasi kebutuhan petani yang
tidak tercantum dalam RDKK dan tidak memperoleh alokasi pupuk
bersubsidi, Pupuk Indonesia mewajibkan agar setiap distributor
menyediakan pupuk non subsidi di masing-masing kios.

“Kami telah menerapkan langkah-langkah pencegahan di wilayah-wilayah
yang berpotensi mengalami hambatan dalam proses distribusinya melalui
mendorong realokasi antar jenis pupuk yang diharapkan selesai sebelum
musim tanam tiba, selain itu kami juga mendorong distributor untuk
segera menggambil pupuk di gudang sehingga gudang produsen dapat
dimanfaatkan untuk kebutuhan pupuk lainnya apabila terjadi lonjakan
permintaan,” jelas Aas.

Pupuk Indonesia sebagai produsen pupuk terbesar di Asia Tenggara siap
melayani kebutuhan pupuk Nasional, hingga saat ini Pupuk Indonesia telah
mendistribusikan pupuk bersubsidi ke 5.696 Kecamatan seluruh Indonesia.

Didukung dengan 6.288 unit armada truk, 22 unit armada kapal, 14 unit
dermaga, 194 rute Voyage Charter Liner, 659 unit gudang Provinsi dan
Kqbupaten dengan kapasitas total mencapai 3.105.027 ton dan 1.542
distributor serta lebih dari 40.000 kios yang tersebar di seluruh
Nusantara, Pupuk Indonesia siap memenuhi kebutuhan pupuk Nasional.

(uji/JPC)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.