Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Penuh Warna dari Tanah Suci

Jemaah Kloter 5 BPN Tiba di Palu

0 71

PALU EKSPRES, PALU – Jemaah haji asal Sulteng dari kloter 5 BPN telah tiba di Kota Palu, Jumat 14 September 2018. Setelah menginap semalam di Embarkasi Haji Balikpapan, sebanyak 451 jemaah kloter 5 BPN berangkat dari Bandara Internasional Sepinggan terbagi dalam tiga trip penerbangan, masing-masing pukul 07.30 WITA, 09.00 WITA dan 20.50 WITA.

Ratusan jemaah wanita terlihat mengenakan “madawara” yakni pakaian khas perempuan suku Bugis yang telah menyandang status “Hajjah”, dengan berbagai campuran warna. Sedangkan jemaah pria sebagian besar mengenakan pakaian jubah khas Arab yang dilengkapi dengan surban. Semerbak wangi parfum dari Arab turut memeriahkan kedatangan jemaah haji tersebut.

Jemaah haji tiba di Palu. Foto: Abr/PE

Tiba di Asrama Haji transit Palu, jemaah lalu mengikuti seremoni penyambutan oleh Pemerintah Provinsi Sulteng bersama dengan Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Sulteng. Dalam pidato penyambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, H. Moh. Hidayat Lamakarate menyampaikan permohonan maaf kepada jemaah, jika ada pelayanan dari PPIH maupun dari Pemprov yang dianggap kurang berkenan, mulai dari proses keberangkatan hingga kepulangan.

“Selain itu, kami juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja yang telah ditunjukkan oleh PPIH Sulteng, yang telah memberikan peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji,” kata Hidayat.

Pada kesempatan tersebut, Hidayat juga menyampaikan belasungkawa kepada tiga orang jemaah haji Sulteng yang meninggal dunia, yakni jemaah kloter 7 atas nama H. Mariso Bakri Mat Bisri asal Kota Palu dan H. Dinar Ali Umar asal Kabupaten Banggai, serta jemaah kloter 6 atas nama H. Lapandu bin Lakarame asal Kabupaten Tolitoli.

“Pemprov mengucapkan belasungkawa yang setinggi-tingginya kepada jemaah haji yang wafat ketika berada di tanah suci, Insyaallah kita semua berdoa seluruh amal ibadah dari almarhum dapat diterima oleh Allah SWT,” ujar Hidayat.

Ketua PPIH Sulteng, Dr. H. Rusman Langke menyebutkan, pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini panitia telah melakukan upaya yang maksimal, untuk mewujudkan kenyamanan dan keamanan kepada seluruh jemaah haji. Hal ini dilakukan agar jemaah menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyu.

“Sehingga ketika kembali ke tanah air, dapat menjadi haji yang mabrur,” tegas Rusman.

Ia menuturkan, jemaah haji asal Sulteng yang berangkat haji tahun ini berjumlah 1.999 orang, yang terbagi dalam 5 kloter Embarkasi Balikpapan ditambah dengan setengah kloter yang bergabung dengan jemaah asal Kalimantan Timur.

“Jumlah itu ditambah petugas sebanyak 21 orang. Dan berkurang 3 jemaah yang telah wafat di Makkah,” tandasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.