Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

20 UKM di Parimo Dilatih Jualan Produk Via Online

0 46

PALU EKSPRES, PARIGI– Sebanyak 20 Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dilatih menjual hasil produknya melalui media on line di aula hotel Oktaria Parigi, Kamis (13/9/2018).

Pelatihan ini merupakan kerjasama Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDT) RI dengan Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan daerah (Bappelitbangda) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Parimo.

Kasie Evaluasi dan Pelaporan, Sub Bid Kemitraan Usaha Direktorat Pengembangan Ekonomi Lokal Dirjen PDT Kemendes PDT RI, Panter Lubis mengatakan pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku UKM bagaimana menjual produknya melalui media online.

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian dari Kementerian Desa PDT RI kepada Kabupaten Parigi Moutong agar wirausahaan di daerah ini dapat memasarkan hasil produknya tidak hanya melalui warung atau galeri tapi juga bisa berjualan melalui media on line.

“Kabupaten Parigi Moutong sebagai salah satu daerah tertinggal di Provinsi Sulawesi tengah mendapat perhatian penuh dari Kemendes terkait bagaimana memfollow up kewirausahàan yang ada di Kabupaten Parig Moutong. Salah satunya melalui pelatihan E-Commerce ini,”kata Panter Lubis disela-sela kegiatan itu, Kamis (13/9/2018).

Ditambahkannya, pada tahun ini ada 3 Kabupaten di Sulawesi Tengah yang menjadi lokus pelatihan yaitu, Kabupaten Parigi Moutong, Sigi dan Donggala.

Kementerian Desa PDT RI katanya menargtekan, 122 Kabupaten di Indonesia akan dilatih E-Commerce. “Pelatihan e-comerce ini bekerjasama dengan blanja.com. Harapnnya dengan bantuan blanja.com, produk-produk UKM ini bisa dijual secara online, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,”ujarnya

Panter Lubis berharap, setelah pelatihan itu Kabupaten Parigi Moutong memiliki produk khas oleh-oleh. “Kedepan UKM diharapkan dapat terintegrasi dan bermitra dengan BUMDEs sehingga desa bisa meningkatkan PADesa,”harapnya.

(humas)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.