Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Sarana Siap, Tenaga Pengajar Informatika Masih Kurang

0 85

PALU EKSPRES, PALU – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berencana akan menerapkan mata pelajaran Informatika ke dalam kurikulum utama di SMP dan SMA, pada tahun ajaran 2019/2020 mendatang. Mata pelajaran ini merupakan perubahan nama dari Teknologi Informasi dan Komputer (TIK), yang sebelumnya hanya masuk pada muatan lokal atau keterampilan.

Terkait persiapan penerapan mata pelajaran tersebut di Kota Palu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi mengungkapkan, sarana dan prasarana di sekolah-sekolah jenjang SMP di Kota Palu mencukupi untuk menunjang pendukung mata pelajaran tersebut.

“Kalau sarananya cukup, kelas-kelas kita cukup. Kan hanya menambah kurikulum,” kata Ansyar, saat dihubungi, Minggu 9 September 2018.

Hanya saja sebutnya, dari sisi tenaga pengajar di Kota Palu masih kekurangan. Tetapi hal ini tidak menjadi kekhawatiran, karena ia yakin Kemendikbud memiliki strategi dan kebijakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar tersebut.

“Ini kan yang diluncurkan Kemendikbud, pastilah mereka punya strategi untuk mengatasi ketimpangan kekurangan guru tersebut. Ini sangat penting untuk pembelajaran ke depan, karena informatika menjadi salah satu hal yang vital bagi peserta didik kita untuk masa depannya,” jelasnya.

Ia juga yakin, Kota Palu tidak kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang menguasai ilmu informatika, tinggal bagaimana menunggu fasilitasi dan regulasi yang ditetapkan oleh Kemendikbud terkait hal ini.

“Kalau SDM-nya saya sangat yakin sangat cukup dan pasti bisa untuk melakukan proses itu. Kita tinggal menunggu bagaimana teknis fasilitasi dan bagaimana regulasinya, karena sebelumnya ini hanya muatan lokal kemudian menjadi kurikulum utama. Pasti ada strategi dari Kemendikbud, karena jadi wajib di semua sekolah,” tuturnya.

 

(abr/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.