Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Jemaah Kloter 8 Laksanakan Tawaf Wada’

0 54

PALU EKSPRES, MAKKAH – Jemaah haji asal Sulteng yang tergabung dalam kloter 8 BPN pada Jumat 7 September 2018, menggelar tawaf wada’ (perpisahan), jelang meninggalkan kota Makkah menuju Madinah.

Pembimbing ibadah kloter 8 BPN, H. Lutfi Godal mengungkapkan, khusus sebagian jemaah kloter 8 BPN yang berisiko tinggi (risti) dan lansia diberikan waktu melaksanakan tawaf wada’ pada sehari sebelumnya.

“Alhamdulillah kami telah menyelesaikan tawaf wada’ khusus bagi yang risti dan lansia. Untuk jemaah yang lain Insyaallah kami bawa khusus pada malam Sabtu habis Isya,” tulis Lutfi, melalui pesan WhatsApp, Kamis 6 September 2018.

Lutfi melanjutkan, beberapa jemaah mendapatkan bantuan dari petugas kloter untuk memperlancar proses tawaf wada’ tersebut. Salah satu jemaah bahkan digendong oleh Lutfi menuju lokasi tawaf di Masjidil Haram.

“Seorang jemaah risti sekaligus lansia masih terbaring di rumah sakit, karena harus mendapatkan perawatan intensif oleh dokter,” imbuhnya.

Dijadwalkan jemaah Sulteng kloter 8 BPN meninggalkan kota Makkah menuju Madinah pada Sabtu 8 September 2018 pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Sementara itu, jemaah haji asal Sulteng lainnya yang tergabung dalam kloter 7 BPN telah tiba di Madinah pada Kamis 6 September 2018 pukul 22.00 WAS.
Ketua kloter 7 BPN, Abdul Hamid menyebutkan kondisi kesehatan jemaah seluruhnya dalam keadaan stabil.

“Secara umum kesehatan jamaah haji dalam keadaan stabil, tidak ada yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan RS Arab Saudi (RSAS) Makkah. Kloter 7 BPN menempati dua hotel di Madinah,” sebut ketua kloter 7 BPN, Abdul Hamid, melalui pesan WhatsApp, Jumat 7 September 2018.

Jemaah haji Sulteng kloter 7 BPN dijadwalkan akan bertolak dari Madinah menuju Embarkasi Haji Balikpapan pada 15 September 2018, dan berangkat menuju Palu pada 17 September 2018. Sedangkan kloter 8 BPN dijadwalkan berangkat dari Madinah menuju Balikpapan pada 17 September 2018, lalu menuju Palu pada 18 September 2018.

JEMAAH BANGGAI TIDAK SINGGAH DI PALU

Sementara itu, jemaah haji Sulteng asal Kabupaten Banggai diagendakan tidak lagi singgah di Asrama Haji transit Palu, pada proses pemulangan nantinya. Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kementerian Agama Sulteng, Luthfi Yunus menjelaskan, jemaah tersebut nantinya dari Embarkasi Balikpapan akan terbang menuju Luwuk via Makassar.

“Jemaah Banggai dri Balikpapan via Makassar mereka terbang ke Luwuk. Hal ini sudah dikoordinasikan bahkan sudah ada surat permohonan dari Pemkab Banggai ke Pemprov Sulteng yang tembusannya ke PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) Provinsi,” jelas Luthfi, di ruang kerjanya, Kamis 6 September 2018.

Ia melanjutkan, biaya trasportasi jemaah dari Balikpapan menuju Luwuk tersebut menjadi tanggungan dari Pemkab Banggai. Nantinya, jemaah tersebut tetap akan diberikan jatah air zam-zam, karena sudah melapor proses pemindahan rute kepulangan secara resmi. (abr/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.