Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Penunjukan Plt Dirut PDAM Donggala Dinilai Bermasalah

0 259

PALU EKSPRES, DONGGALA– Penunjukan Hasan Basri sebagai pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAM Uwe Lino Donggala menui protes. Penunjukan Dewan Pengawas PDAM Uwe Lino itu dinilai melanggar ketentuan.

Mantan Dewan Pengawas PDAM Uwe Lino, Erwin Bulukumba berpendapat, Hasan Basri masih tercatat sebagai salah seorang Dewan Pengawas. Merujuk Perda nomor 5 tahun 2008 tentang Organ Kepegawaian PDAM, direktur tidak boleh rangkap jabatan.

“Hemat saya, penunjukan itu menyalahi aturan. Apalagi Hasan Basri bukan pejabat struktural di PDAM Uwe Lino,” katanya, Selasa 28 Agustus 2018.

Erwin menduga, penunjukan Hasan Basri sebagai Plt Dirut PDAM Uwe Lino adalah inisiatif dari Kabag Hukum Pemda Donggala, DB Lubis. Menurut ia, DB Lubis keliru menafsirkan PP 54 tentang badan usaha daerah yang digunakan menunjuk Plt.

“DB Lubis perlu disekolahkan lagi oleh Pemda. Seorang Hasan Basri bukan pejabat struktural di PDAM. Belum lagi Hasan Basri dari segi usia sudah tidak memenuhi syarat,” bebernya.

Menurut Erwin, SK Hasan Basri sebagai Badan Pengawas belum dicabut. Hasan Basri di duga mengantongi 2 SK.

” Logikanya masa wasit (badan pengawas) juga ikut jadi pemain. Jangan asal buat SK Pjs itu keliru apalagi saat sekarang rekrutmen masih berproses,” tukas Erwin.

Kabag hukum DB Lubis yang hendak dikonfrimasi dikantornya Selasa siang (28/8) tidak berada ditempat. Keterangan dari kasub Bantuan Hukum Yuliana Eva, atasanya tersebut lagi sakit.

“Maaf, pak Lubis sejak hari sabtu (25/8/2018) kemarin masuk rumah sakit. Saya tidak berani memberi keterangan. Besok saja, bapak mungkin sudah bisa masuk kantor,” terangnya. (mg03/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.