Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Dorong Perekonomian, Jokowi Klaim Mudahkan Investasi dan Dukung UMKM

0 238

 

 PALU EKSPRES, JAKARTA- Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden M Jusuf Kalla menyampaikan pidato kenegaraan di depan sidang Tahunan MPR Tahun 2018 di Gedung MPR/DPR/DPD Senayan Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyoroti sejumlah langkah-langkah yang telah dilakukan untuk menggerakkan perekonomian. “Dalam empat tahun terakhir, Pemerintah melakukan perombakan besar-besaran terhadap iklim kemudahan berusaha di Indonesia,” ujar Jokowi .

Tujuannya, mendorong perekonomian bisa lebih produktif dan kompetitif, sambil terus meningkatkan kemandirian bangsa. Sejumlah langkah itu diharapkan bisa memberikan nilai tambah, terutama pembukaan lapangan kerja baru, dan menyerap pengangguran.

“Alhamdulillah, dengan kerja bersama, tingkat pengangguran terbuka semakin menurun dari 5,70 persen menjadi 5,13 persen,” ungkapnya.

Tidak hanya memperhatikan usaha yang besar-besar saja, Pemerintah  juga fokus pada UMKM dan 40 persen lapisan masyarakat terbawah. Untuk menyasar 40 persen lapisan masyarakat terbawah, Pemerintah telah mendorong akses permodalan bagi usaha usaha mikro dan kecil.

Untuk mendorong perkembangan usaha UMKM, Pemerintah menurunkan tarif pajak final UMKM menjadi 0,5 persen serta penajaman KUR yang bisa dinikmati 12,3 juta UMKM.

Pemerintah terus bekerja menjaga stabilitas harga bahan-bahan pokok, menyalurkan Program Keluarga Harapan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat, serta mereformasi sistem bantuan pangan menjadi program bantuan non tunai, agar lebih tepat sasaran, dan cakupannya akan ditingkatkan menjadi 15,6 juta penerima manfaat pada tahun 2019.

(aim/gwn/hap/uji/JPC)

 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.