Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Pelantikan Pejabat di Dukcapil Sigi Untuk Menekan Pungli

0 36

PALU EKSPRES, SIGI – Wakil Bupati Sigi, Paulina SE MSi melantik sejumlah pejabat yang terdiri dari eselon II, III dan IV, Rabu (15/8/2018) di aula kantor Bupati Sigi, Rabu (15/8/2018).

Adapun pejabat yang dilantik diantaranya, Pasabongan SH MH yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sigi, kini dilantik sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sigi.

Selanjutnya, Hj Siti Sudarmi SP MSi yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Keungan dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sigi, dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sigi.

Berikutnya, Dra Nurliah MSi dilantik sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sigi. Dan Yosep SE dilantik sebagai Kepala Bidang (kabid) Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sigi.

Yang yang terakhir adalah, Marwah Ramhan Narra SH, dilantik sebagai Kepala Bidang (kabid) Pelayananan Pencatatn Sipil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sigi.

Dalam sambutannya, Wabup Sigi Paulina SE MSi mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Sigi berkomitmen memberantas berbagai bentuk pungutan liar atau pungli, karena tindakan ini menjadi salah satu penyebab ekonomi biaya tinggi dan dapat memperlambat kemajuan daerah.

Olehnya, pergantian pejabat banyak dilakukan di tubuh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk menekan pungli tersebut.

Dia menegaskan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, termasuk pejabat pimpinan tinggi pratama, bahwa  dengan dalih atau alasan apapun jangan melakukan pungli.  Jika terbukti,  lebih-lebih tertangkap tangan, maka tidak ada toleransi sedikitpun selain diproses secara hukum dan juga bisa saja diberhentikan tidak dengan hormat.

“Pemerintah juga berkomitmen memberantas segala bentuk gratifikasi, kami tegaskan pula agar tidak melakukannya apalagi mengatasnamakan pimpinan sebab hukuman bagi pelakunya sangat jelas, yaitu minimal 4 tahun penjara,” ujarnya.

Wakil Bupati berharap agar pejabat yang baru dilantik dapat melakukan tugas dan tanggung jawab dengan penuh tekat dan semangat untuk mewujudkan Kabupatem Sigi yang maju mandiri berbasis ekonomi kerakyatan.

(mg2/palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.