Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Perusda Awali Program dengan Garap Limbah PLTU

0 369

PALU EKSPRES, PALU– Direksi Perusahaan Daerah (Perusda) Kota Palu periode 2018-2022 resmi dilantik. Pengambilan sumpah jabatan dipimpin Wali Kota Palu, Hidayat, Rabu 1 Agustus 2018. Duduk sebagai direktur utama Perusda adalah Ir Suarman LS MSi. Direktur keuangan dan administrasi, Fransiscus Novy Indriadhy Widhiono SE MM dan Wibowo Safii S Sos sebagai direktur operasional. Ketiganya dilantik berdasarkan surat keputusan Wali Kota Palu nomor 500/844.a/Ekonomi/2018.
Wali Kota Palu Hidayat, sebagai lembaga dibawah naungan Pemkot, Perusda ia minta segera mensinergikan program kerjanya dengan tema pembangunan Pemkot Palu. “Kita wujudkan bersama mimpi dan keinginan masyarakat Palu untuk menjadikan kota ini sebagai kota jasa dan tujuan destinasi,”kata Hidayat dalam arahannya. Pemkot sebut wali kota saat ini tengah menggiatkan pengembangan di sektor pariwisata. Karena hal itu menjadi harapan dan mimpi masyarakat. “Karenanya kami harap Perusda mengambil peran penting wujudkan harapan dan mimpi itu,”jelasnya.
Perusda kata Hidayat juga segera perlu berkoordinasi untuk menyesuaikan programnya dengan beberapa rencana pengembangan destinasi wisata. Misalnya pengembangan di kawasan Uentumbu dan Salena.
Demikian halnya rencana pengembangan kawasan lahan agronomi untuk tanaman jagung dan buah naga termasuk bawang. Yang selanjutnya direncanakan menjadi wisata pertanian Kota Palu. “Dipikirkan bagaimana Perusda bisa masuk kesana. Misalnya kalau kawasan agronomi itu berkembang, kira kira bagaimana pemasaran hasil produksinya,”pungkasnya.
Sementara itu Direktur Utama Perusda Palu, Suarman, menjelaskan sebagai langkah awal setelah dilantik, pihaknya akan fokus membenahi kantor tetap Perusda. Namun berkaitan dengan program, Suarman mengaku sudah punya rencana untuk menggarap limbah hasil pembakaran batu bara PLTU Mpanau Palu.Untuk rencana tersebut, pihaknya telah menggaet investor dalam bekerja sama dalam pengelolaan limbah tersebut.
“Sudah ada investor dari Jakarta. Kita tinggal menunggu penandatanganan MoU,”kata Suarman.
Menurutnya, pengelolaan limbah itu menjadi bahan baku material bangunan. Dengan mengambil lokasi produksi dalam kawasan ekonomi khusus (KEK) Palu.
“Lahannya sudah siap dalam KEK,”jelasnya.
Dalam kerjasama itu, Suarman mengakui bahwa Pemkot Palu melalui Perusda akan menjadi pemegang saham penuh dalan industri pengolahan limbah itu.
Selanjutnya ujar Suarman, pihaknya tentu juga akan segera merancang program program kerja untuk menyesuaikan dengan tema pembangunan Kota Palu. “Sebagaimana harapan dan arahan wali kota,”pungkasnya.

(mdi/palu ekspres).

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.