Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Diskominfo Tolitoli Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba, Pornografi Dan HIV/AIDS

0 131

PALU EKSPRES, TOLITOLI – Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Tolitoli menggelar Sosialisasi bahaya narkoba, pornografi, dan HIV/AIDS bagi pelajar SMA se-Kecamatan Baolan (Selasa 31/7) bertempat di Aula Hotel Suryadi Tolitoli. Kegiatan itu dibuka oleh Bupati diwakili Asisten Sekretaris Daerah bidang Administrai Umum Hi Abdillah, SH.
Dalam laporan yang di bacakan Herlina SH menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Maksud dan tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan bahaya narkoba, pornografi dan HIV/AIDS kepada para pelajar yang rentan akan pengaruh buruk narkoba, sedangkan tujuannya untuk memberikan pemahaman pada pelajar SMP dan SMA guna meningkatkan kesadaran pelajar tentang dampak dan resiko terhadap bahaya narkoba dan konten pornografi yang berakibat terjadinya seks yang berujung pada terjangkitnya virus HIV yang menyebabkan menderita AIDS. Narasumber berasal dari Kepolisian Resort Tolitoli, Dinas Komunikasi Dan Informatoka Kabupaten Tolitoli dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli.
Peserta berjumlah 30 orang terdiri dari guru bimbingan konseling dari SMP dan SMA sebanyak 10 orang dan pengurus osis dari pelajar SMP dan SMA 20 orang.
Bupati Tolitoli dalam sambutan tertulisnya yang di bacakan oleh Asisten Sekdakab Tolitoli bidang Administrai Umum H. Abdillah, SH mengatakan AIDS merupakan suatu penyakit yang cara kerjanya menghancurkan sistem kekebalan tubuh manusia yang disebabkan karena virus yang bernama Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Hi
HIV kata Bupati, dengan cepat akan melumpuhkan sistem kekebalan manusia. Setelah sistem kekebalan tubuh lumpuh, seseorang penderita Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) biasanya akan meninggal karena suatu penyakit yang disebut penyakit sekunder, yang akan dapat dibasmi oleh tubuh seandainya sistem kekebalan itu masih baik. Sebagai bentuk upaya menekan laju penyebaran narkoba, pornografi, dan penularan HIV/AIDS yang terjadi di usia remaja, Bupati mengimbau kepada seluruh siswa-siswi agar menggunakan waktu luang untuk hal-hal positif seperti kegiatan agama, seni budaya, olahraga, pramuka, palang merah remaja, dan lain-lain.
Bupati berpesan agar lebih tekun dalam belajar, disiplin dan rajin dalam melaksanakan tugas yang diberikan bapak dan ibu guru.
Selanjutnya Bupati Tolitoli berharap seluruh siswa-siswi dapat membentengi diri dengan budi pekerti yang diberikan di sekolah agar dapat menghindari perilaku yang membahayakan seperti perilaku pada penyalahgunaan narkoba, perilaku seks bebas dan HIV/AIDS.

(Humas Sekdakab Tolitoli/ palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: