Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Gubernur Ingatkan Petugas Haji Utamakan Kepentingan Jamaah

0 346

PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulteng, H. Longki Djanggola mengingatkan kepada para petugas haji di setiap kelompok terbang, termasuk para pembimbing ibadah serta petugas kesehatan, untuk lebih mementingkan kepentingan jamaah dibanding kepentingan sendiri.

Hal ini disampaikannya, saat melepas secara resmi Jamaah Calon Haji (JCH) asal Provinsi Sulteng, di aula Asrama Haji transit Palu, Selasa 31 Juli 2018 malam.

“Saya mohon dengan sangat kepada para petugas, untuk mendahulukan kepentingan jamaah haji tidak mendahulukan dirinya untuk ibadah haji. Saya masih mendapat laporan, petugas haji itu ada yang justru duluan mengutamakan dirinya. Mestinya dia yang membimbing dan mengantar jamaah, bukan dia yang duluan pergi ke mana-mana,” tegas Gubernur.

Gubernur mewanti-wanti kepada para petugas kesehatan, jangan sampai ada jamaah yang mengeluh sakit namun tidak segera dilayani oleh petugas kesehatan kloter. Olehnya, ia mengingatkan agar di posko kesehatan di Maktab petugas kesehatan harus sedia 24 jam.

“Ini saya minta dengan sangat, karena supaya bisa memberikan pelayanan dan perhatian kepada jamaah sebagai bentuk tanggung jawab dan apresiasi pemerintah. Untuk menjadikan pelayanan ibadah haji di Sulteng profesional, maka kita harus proaktif, responsif dan adaptif terhadap lingkungan dan kondisi objektif di lapangan,” ujarnya.

Kepada jamaah, Gubernur mengingatkan untuk menjaga niat yang ikhlas selama menjalani rangkaian ibadah haji di tanah suci. Ditekankannya, jamaah jangan sampai memiliki niat sampingan yang justru dapat mengganggu kekhusyuan dalam beribadah.

Selain itu, jamaah juga diminta untuk betul-betul melaksanakan rangkaian ibadah dengan baik, sesuai dengan tuntunan syariat, sebagaimana yang dipelajari pada pelaksanaan bimbingan manasik haji sebelumnya.

“Niat hajinya itu diikhlaksan dan diluruskan, jangan sama sekali punya niat karena hanya ingin berkeliling jalan-jalan. Hindarkan pikiran dan perasaan yang dapat mengurangi nilai kekhusyuan beribadah haji. Laksanakan ibadah dengan khusyu, dengan benar, hindari prasangka yang tidak patut seperti perasaan iri dan dengki,” tegasnya lagi.

Gubernur juga menyampaikan, bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Sulteng bersama Pemerintah Daerah di Kabupaten dan Kota di Sulteng, berkomitmen penuh dalam pelayanan kepada seluruh JCH Sulteng. Di antaranya dengan kembali menanggung seluruh biaya domestik haji tahun ini.

Dengan ditanggungnya biaya domestik tersebut, maka jamaah tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk pembiayaan penerbangan pergi pulang Palu-Embarkasi Balikpapan, biaya transportasi darat, konsumsi serta upah buruh di Palu dan Balikpapan.

“Semuanya seratus persen sudah ditanggung oleh pemerintah daerah. Hal ini dimaksudkan untuk menyempurnakan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji, sehingga tujuan penyelenggaraan ibadah haji semakin baik,” tandasnya.

Keberangkatan JCH asal Sulteng dimulai dari kloter 5 BPN sebanyak 452 orang asal Kota Palu, Kabupaten Tojo Unauna, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala, yang berangkat menuju Embarkasi Balikpapan pada Rabu 1 Agustus 2018, selanjutnya akan diterbangkan menuju Jeddah Arab Saudi pada Kamis 2 Agustus 2018.

(abr/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.