Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Ada Program Jaksa Masuk Sekolah di Parimo

0 28

PALU EKPSRES, PARIMO– Jaksa masuk sekolah, salah satu program inisiatif oleh pihak Kejaksaan Negeri Parigi bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdkkbud), memberikan penyuluhan hukum bagi pelajar ditingkat SMP dan SMA se- Kabupaten Parimo.

Kasi Intel Kejari Parimo, Dwi Eko Raharjo kepada Palu Ekspres, di Parigi, Jumat (6/7/2018) mengatakan, program tersebut merupakan bentuk pengenalan kepada seluruh pelajar di Parimo, terutama lembaga Kejaksaan Negeri Parigi serta tugas pokok masing-masing dari Aparat Penegak Hukum (APH).

“Kami akan mensosialisasikan terkait penyuluhan hukum, tidak hanya pelajar, tetapi guru, dan stakeholder juga akan dilibatkan dalam kegiatan ini, ” katanya.

Menurutnya, Jaksa Masuk Sekolah selain penyuluhan hukum, pihaknya pun akan menjelaskan bahayanya tindakan korupsi dan narkoba, yang nantinya akan berujung pada pidana dan lain sebagainya. Karena semua pelanggaran tersebut sangat bertentangan dengan hukum yang ada di Negeri ini.

Selain itu, kata Eko sapaan akrabnya, pihaknya juga membuka laman website yang ingin melakukan konsultasi hukum bagi pelajar serta masyarakat. Kemudian pihaknya akan memberikan jawaban terkait pertanyaan para penannya.

“Apabila ingin berkonsultasi tentang hukum kami menyiapkan halaman web, sehingga, para siswa bisa membuka situs tersebut, dan dapat belajar tentang hukum,” jelasnya.

Sekaitan hal itu, Kadisdikbud Parimo Adrudin Nur,  S. Pd, M. Si menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi kepada pihak kejaksaan Parimo yang mau memberikan penyuluhan hukum kepada kalangan pelajar di Parimo. Hal ini kata dia, merupakan terobosan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong.

“Saya berterimakasih kepada pihak kejaksaan yang sudah menggagas program Jaksa masuk sekolah, mungkin selama ini masih banyak pelajar belum mengenal beberapa lembaga Aparat Penegak Hukum (APH), salah satunya peran serta tugas dari Kejaksaan itu sendiri,” terangnya.

Lanjut dia, belakangan ini dunia pendidikan sering kali ternoda dengan penggunaan obat-obat terlarang, baik  SMA maupun di tingkat SMP.  Bahkan parahnya lagi kata dia, sudah merambat ke jenjang sekolah dasar. Sehingga dengan adanya Jaksa masuk sekolah ini, sedikitnya bisa memberikan pengetahuan kepada pelajar terkait dampak dari penggunaan barang haram tersebut. Karena konsekuensinya adalah akan berhadapan langsung dengan hukum.

(asw/Palu Ekspres). 

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.