Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Korban Meninggal Akibat Kapal Karam di Selayar 25 Orang

0 31

PALU EKSPRES, SELAYAR – Kapal Fery Lestari Maju mengalami karam di perairan Kepulauan Selayar, Selasa (3/7/18) siang. Kapal yang bertolak dari pelabuhan Bira menuju Pelabuhan Permata, diduga mengalami kebocoran pada bagian lambung kapal.

Berdasarkan data yang beredar di sosial media, hingga pukul 24.00 Wita korban meninggal akibat kapal karam ini sebanyak 25 orang yang sebagian besar adalah penduduk Kabupaten Selayar. Sedangkan korban selamat yang masih mendapat perawatan di RS KH Hayyung sebanyak 29 orang.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan bahwa kapal KMP Lestari Maju mengalami kebocoran pada lambung kapal. Akibatnya kapal oleng dan kandas di perairan Selayar.

“Kalau kita amati video amatir dari masyarakat, banyak masyarakat yang bisa dievakuasi pada saat terjadi insiden tersebut, karena sempat menggunakan life jaket atau jaket keselamatan sehingga mereka bisa terapung-apung di laut dengan selamat,”kata Dicky.

Dikatakan Dicky, berdasarkan manifest kapal Fery Lestari Maju, jumlah penumpang sekitar 139 orang dan kendaraan berjumlah 48 unit, di antaranya roda dua dan roda empat. Dengan perincian mobil pribadi berjumlah 14 unit, mobil truck 6 unit, mobil 12 roda 8 unit, dan motor 8 unit.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu keterangan resmi dari perhubungan, apakah KMP Lestari Maju memang laik untuk berlayar.

“Tentu kami masih selidiki apakah kapal ini laik beroperasi atau tidak kita tunggu saja keterangan dari pihak perhubungan. Biar otoritas pelabuhan yang jelaskan karena ini kapal ini kapal penumpang yang resmi karena ada manifesnya, jalurnya juga reguler,”jelasnya.

Kapal ini bertolak dari pelabuhan Bira sekitar pukul 10.00 wita, dengan tujuan pelabuhan Permata Kepulauan Selayar, Selasa (3/7/18).

Kemudian pada pukul 13.40, air diperkirakan masuk ke Dek lantai bawah menuju pelabuhan Permata, mengalami masalah di tengah laut. Sehingga kapal bergerak merapat ke pantai Pabaddilan Desa Bunganya, Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar.

Sementara itu, diduga mobil uang kas Bank Sulselbar kabupaten Kepulauan Selayar yang mengangkut dana Rp30 miliar ikut tenggelam.

(sul/fajar/ palu ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.