Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

IKA Untad Diminta Dorong Alumni Jadi Rektor

0 40

PALU EKSPRES, PALU – Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni (PP IKA) Universitas Tadulako (Untad) kembali menyuarakan sikapnya, terkait suksesi Rektor Untad yang akan digelar beberapa waktu mendatang.

Koordinator Presidium PP IKA Untad, Arifin Sunusi menegaskan, posisi Rektor Untad yang menggantikan Prof. Dr. H. Muh. Basir Cyio pada periode 2019-2023 harus diisi oleh alumni Untad.

Tidak hanya itu, ia juga meminta kepada seluruh alumni Untad untuk dapat menyatukan hati dan langkah mendorong para alumni untuk tampil di semua level kepemimpinan di Untad.

“Kita harus memberikan dorongan tidak usah malu-malu, tidak usah kita merendahkan diri dan merasa kecil. Untad kali ini tidak sama dengan 20 tahun lalu, semua level kepemimpinan di Untad itu sudah saatnya alumni Untad yang tampil. Kalau bukan sekarang alumni Untad tampil mau tunggu kapan,” tegas Arifin, dalam pidato perdananya sebagai Koordinator Presidium PP IKA Untad, pada Silaturahmi dan Halal bi Halal IKA Untad, di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa 26 Juni 2018 malam.

Ia juga meminta kepada segenap bagian IKA Untad untuk mengingatkan dan menyampaikan kepada publik, serta siapa saja yang memiliki kewenangan, bahkan menyampaikan kepada para Senat Untad yang menentukan pemilihan Rektor, untuk memberikan apresiasi kepada para alumni Untad yang maju sebagai calon Rektor Untad periode 2019-2023.

Pada Pemilihan Rektor Untad periode 2019-2023, tercatat ada tiga dari empat Bakal Calon yang merupakan alumni Untad, masing-masing Prof. Djayani Nurdin, Prof. Zainuddin Basri dan Dr. Muh. Nur Ali.

“Dalam catatan saya ada tiga orang alumni Untad yang mendaftar. Terus masa iya dikasih ke yang bukan alumni? Saya tersinggung kalau orang mempertanyakan kapasitas dan kapabilitas tiga orang ini,” tegasnya di hadapan para alumni yang hadir.

Menurutnya, suksesi Rektor Untad ke depan merupakan momentum yang sangat berarti bagi IKA Untad, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kampus tersebut. Ia juga mengungkapkan, harapan agar alumni Untad dapat terpilih menjadi Rektor Untad ke depannya juga diaspirasikan oleh para alumni yang berada di daerah-daerah.

“Terus terang saja saya beberapa kali melakukan perjalanan di 13 Kabupaten dan Kota di Sulteng, saya bertemu dengan alumni-alumni kita yang ada di sana, ternyata gaung suksesi ini sampai di telinga mereka. Ada sedikit semacam harapan dari mereka, yang sekaligus menjadi sebuah kebanggaan bagi alumni Untad, apabila nanti Senat Universitas bisa memahami dan memberikan apresiasi, bahwa sudah saatnya alumni Untad diberikan peran untuk memimpin Untad ke depan,” tuturnya.

Secara umum, Arifin juga mendorong para alumni Untad untuk dapat mengisi berbagai level kepemimpinan, tidak hanya di dalam kampus Untad. Misalnya di pemerintahan daerah, di bidang ekonomi dan politik, serta di birokrasi. Olehnya IKA Untad harus saling memberi penguatan, agar dapat tampil di depan siapa saja dengan percaya diri.

“Tidak boleh tidak, kita harus menyatukan pandangan kita, kita harus menyatukan diri dan hati kita bahwa alumni Untad harus berada di mana-mana. Saya pikir tidak ada salahnya kita para alumni ini untuk berbangga diri, untuk mendorong agar supaya kepemimpinan tidak hanya di Untad, tetapi kita juga berharap alumni-alumni Untad mengisi semua lini kehidupan,” tandasnya.

PRESIDIUM IKA BERGANTI KOORDINATOR
Pada kesempatan Silaturahim dan Halal bi Halal tersebut, turut digelar serah terima jabatan Koordinator Presidium Pengurus Pusat (PP) IKA Untad, dari Dr. Muhd. Nur Sangadji kepada Arifin Sunusi. Proses pergantian tersebut merupakan bagian dari sistem kepengurusan PP IKA Untad, yang diisi oleh tujuh orang Presidium. Setiap tujuh bulan, jabatan Koordinator akan diisi secara bergantian oleh setiap Presidium.

Pada Mubes yang digelar pada Februari 2017 lalu, terpilih tujuh orang Presidium PP IKA Untad, masing-masing Dr. Eko Jokolelono, Dr. Nur Sangadji, Dr. Sagaf, Arifin Sunusi, Lukman Said, Muh. Rizal Abd. Rauf dan Tasrif Siara. Arifin Sunusi menjadi Koordinator Presidium ketiga setelah Dr. Eko Jokolelono dan Dr. Muhd. Nur Sangadji.

Sebelum serah terima, Koordinator Presidium sebelumnya, Dr. Muhd. Nur Sangadji memaparkan bahwa kepengurusan IKA Untad saat ini telah dilantik di hampir seluruh cabang di internal kampus.

“Yang tersisa hanya satu yakni cabang Fakultas Hukum, itu menjadi agenda bagi Koordinator berikutnya. Kami juga telah melakukan pelantikan IKA di beberapa Kabupaten,” kata Nur Sangadji.

Selain itu, ia menyebutkan PP IKA Untad juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa organisasi alumni Universitas-universitas lainnya di Indonesia, seperti Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni), Alumni Universitas Padjadjaran, serta Alumni Institut Pertanian Bogor.

“Insyaallah ke depannya akan kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya dan Universitas Hasanuddin. Ini menjadi prioritas, karena di Universitas-universitas tersebut banyak sekali alumninya yang ada di Sulteng. Nanti ditambah dengan kampus lain, yang bukan hanya didasarkan dengan jumlah alumninya, tetapi juga didasarkan kerja-kerja yang akan kita lakukan,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Presidium PP IKA Untad yang baru, Arifin Sunusi menambahkan, kerja sama yang dibangun oleh PP IKA Untad tersebut, merupakan bagian dari kiprah IKA Untad dalam dimensi yang luas.

“Kerja sama tersebut semuanya dilakukan, untuk kemajuan Provinsi Sulteng dan tentunya untuk Untad itu sendiri. Olehnya, IKA Untad kita dorong untuk terus menjalin kerja sama dengan siapa saja,” tandas Arifin.

(abr/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.