Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Hidayat: Anak Panti Harus Kembali Sekolah

0 11

PALU EKSPRES, PALU – Posko Cak Imin Untuk Indonesia (Cinta) di Jalan Gunung Sidole Palu, Minggu malam 10 Juni 2018 dibanjiri ratusan anak dari panti asuhan. Ya, di tempat itu pengurus menggelar buka bersama dalam suasana penuh kasih.

Anak panti asuhan itu antara lain berasal dari Panti Asuhan Aljabaru Kelurahan Tanamodindi dan Panti Asuhan Al Ansyar Kelurahan Talise Valangguni Kecamatan Mantikulore yang bernaung dibawah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Palu Sulawesi Tengah.

Acara buka bersama yang digelar sederhana itu dihadiri Ketua Kerukunan Keluarga Mandar, Baharuddin Tanriwali serta mantan Ketua DPW PKB Sulteng, Zainal Daud.

Buka puasa bersama dirangkai dengan pembagian santunan serta hadiah atas perlombaan domino yang dilaksanakan sebelumnya. Buka puasa kemudian diakhiri dengan salat Isya dan salat sunnah tarawih secara berjamaah.

Ketua DPW PKB Sulteng, Hidayat menyebut sebagai Wali Kota Palu pihaknya, terus mendorong peningkatan mutu pendidikan dasar. Upaya itu menurut dia dibarengi dengan kebijakan larangan pungutan dalam proses penerimaan siswa baru. Hidayat mengaku tegas menegakkan instruksi itu.

Salahsatu tujuannya agar anak panti yang kebetulan putus sekolah bisa kembali masuk.

Karenanya dalam kesempatan itu, Hidayat meminta seluruh pengelolaan panti asuhan untuk menginventarisasi anak asuhnya yang putus sekolah.

“Saat ini tidak ada lagi pungutan penerimaan siswa baru. Apabila ada yang melakukan hal itu segera laporkan kepada kami untuk ditindak lanjuti,”tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga tengah mengoptimalkan penerimaan siswa berbasis zonasi. Hal ini katanya perlu dilakukan agar sekolah-sekolah pinggiran juga bisa penuh dengan murid.

“Kini tidak ada lagi istilah sekolah favorit,”ujarnya.

Hidayat mengaku akan terus berupaya untuk melaksanakan proses belajar mengajar dengan baik dan benar. Serta akan senantiasa membenahi sarana dan prasarana terhadap sekolah pinggiran.

Pada bagian lain Hidayat dalam arahannya menyatakan, Pemkot juga tengah berupaya keras mewujudkan Kota Palu bersih dan hijau.Karenanya sebut dia, prilaku hidup bersih dan membuang sampah pada tempatnya perlu ditankamkan sejak anak usia dini.

“Kepada anak anakku semua kita ciptakan lingkungan yang selalu bersih baik di rumah maupun disekolah dengan terus menjaga kebersihan sekitar kita,”ujarnya menutup arahan.

(mdi/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.