Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Paripurna Ribut, Sophian Tolak Bacakan Hasil Reses

0 115

PALU EKSPRES, PALU – Rapat Paripurna Perubahan Program Peraturan Daerah Kota Palu tahun 2018, ribut lantaran Sophian R Aswin menolak agenda sidang pembacaan laporan hasil reses anggota DPRD Palu.

Karena rapat paripurna itu juga beregendakan pembacaan laporan hasil reses.

Ketua Komisi C dewan kota itu menilai pembacaan hasil reses hanya akan sia-sia dilakukan.Pasalnya mayoritas aspirasi hasil reses anggota, tak pernah disahuti Pemkot Palu.

“Jadi percuma saja kita bacakan dalam paripurna,”kata Sophian.

Paripurna awalnya didahului dengan permintaan persetujuan seluruh peserta rapat terhadap tiga buah rancangan peraturan daerah (Ranperda) Inisiatife DPRD. Dan ketiganya pun disetujui sebagai masukan dalam perubahan program pembentukan peraturan daerah.

“Jadi percuma kita bacakan,”kata Sophian.

Demikian halnya terkait rekomendasi badan anggaran (Banggar). Sophian menyebut rekomendasi Banggar DPRD terhadap penolakan pembagunan kantor pariwisata dan median jalan serta tugu nol juga tidak dilaksanakan.

“Padahal Banggar sudah menolak anggaran itu, tapi kenapa pembangunannya masih tetap berlanjut,”Sophian,kesal.

Sophian diamini Armin, Anggota Banggar APBD 2018. Armin juga sependapat dengan masukan rekannya.

Namun, M Jaruddin menyangga kedua rekannya itu. Menurut politisi berkepala plontos itu, harusnya masalah tersebut sudah tuntas ditingkat Banggar.

“APBD 2018 kan sudah disetujui Banggar kala itu,”sanggah Muhammad.

Demikian hal yang menjadi perdebatan sepanjang jalannya sidang. Sophian terus saja protes karena merasa anggota DPRD kurang kompatibel dalam memperjuangkan aspirasi yang mereka dapat dalam reses.

Sophian dalam paripurna juga kembali meminta klarifikasi Ketua Dewan, Ishak Cae terkait pernyataannya di media masa yang menyebut dirinya akan membangun pola diskusi kepada wali kota untuk meloloskan rekomendasi dewan.

“Saya kan sudah sampaikan ke media. Bahwa kita DPR tak bisa memaksakan rekomendasi itu. Makanya saya coba dengan pola diskusi,”kata Ishak mengklarifikasi

Terkait penolakan Sophian, Ishak menyarankan agar rapat sebaiknya diteruskan dengan agenda pembacaan hasil reses.

“Jika ada yang belum jelas dengan persetujuan Banggar, maka sebaiknya dilakukan setelah paripurna berakhir,”sarannya.

Kendati begitu, Sophian tetap saja kukuh menolak. Perdebatan terkait tidak terakomodirnya reses dewan, terus terjadi hingga pukul 16.00wita.

(mdi/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.