Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Tips Menjaga Keremajaan Otak Biar Tidak Gampang Lupa

0 9

PALU EKSPRES, JAKARTA – Statistik menunjukan bahwa jumlah penderita Alzheimer dan pikun (demensia) mengalami peningkatan yang signifikan. Di Amerika Serikat sendiri, setidaknya terdapat terdapat lebih dari 5 juta orang dengan yang mengalami masalah dengan daya ingatnya.

Akibatnya pun tidak biasa, banyak dari mereka yang mengalami penurunan kognitif atau kemampuan seperti mengingat, menimbang dan memecahkan sebuah, pada akhirnya, memiliki masalah dengan pekerjaan dan kehidupan sosialnya.

Hal ini tentunya menjadi momok tersendiri, karena pada suatu titik, setiap orang akan memasuki masa di mana otak tidak akan lagi bekerja secara maksimal.

Dan menurut beberapa studi, pola hidup yang Anda pilih di usia 40 hingga 50 akan menentukan seberapa besar Anda berpotensi terkena risiko dari demensia. Selain berolahraga dan mengindari rokok, merubah pola makan, adalah cara terbaik untuk menjaga keremajaan otak.

Berikut ini beberapa pola hidup sehat yang dapat Anda terapkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan membantu Anda terhindar dari penurunan kerja otak seperti diambil dari dari Appetite for Health:

1. Mengkonsumsi buah dan sayur

Buah dan sayur kaya akan nutrisi yang dibutuhkan otak seperto folate, flavonoid, carotenoid dan antioksidan. Mengkonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan mampu membantu Anda terhidar dari kemunuduran kognitif setidaknya sebesar 40 persen.

2. Mengkonsumsi seafood

Beberapa studi menunjukan bahwa ikan dan beberapa jenis seafood lainnya kaya akan EPA dan DHA asam omega-3 yang dipercaya mampu meningkatkan kesehatan otak dan mengurangi resiko demensia. Konsumsi satu porsi ikan sedikitnya satu kali dalam seminggu, lebih sering akan lebih baik.

3. Perhatikan konsumsi kolin

Kolin adalah nutrien penting bagi otak. Peran kolin sendiri adalah sebagai nutrisi bagi otak yang penting untuk membangun jaringan dan membantu fungsi tubuh. Selain dapat ditemukan pada seafood, kolin juga dapat ditemukan pada daging, kuning telur, coklat, kacang-kacangan, kembang kol, tomat, asparagus produk susu, dan lainnya. Besaran konsumsi kolin yang dianjurkan dalam satu hari adalah 500gram.

4. Hindari makanan yang mengandung gula tambahan

Mengkonsumsi makanan dengan gula tambahan dapat meningkatkan resiko terkena gangguan kognitif dan menurunnya kemampuan otak dalam menyimpan memori. Gula tambahan banyak ditemukan pada produk seperti es krim, yoghurt, saus tomat, krim salad, minuman beralkohol, minuman bersoda, selai dan masih banyak lagi.

(ruf/fajar)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.