Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Cawapres Jokowi Bukan dari Kalangan Islam

0 190

PALU EKSPRES, JAKARTA – Teka-teki Calon Wakil Presiden (cawapres) untuk Calon Presiden (capres) petahana, Joko Widodo (Jokowi) masih menjadi misteri. Masing-masing partai koalisi pendukung Jokowi sudah menetapkan kriteria figur yang nantinya akan dipilih, termasuk syarat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arsul Sani tidak memungkiri jika partainya telah berulang-ulang memberikan kriteria figur yang akan ditunjuk Jokowi. Anggota Komisi III DPR RI itu meminta agar sosok yang dipilih merepresentasikan pemilih Islam.

“Kita memang minta bolak-balik, kita tekankan bahwa cawapres itu yang kami minta adalah sosok yang agamis, religius atau santri lah, itu memang jadi permintaan utama PPP sebagai pendukung Jokowi,” ungkap Arsul di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (2/5).

Penunjukan figur dengan kriteria tersebut ditengarai agar PPP lebih mudah menyakinkan pemilihnya yang mayoritas umat Islam agar mau memilih Jokowi dan Cawapresnya. Sebab selama ini mantan Gubernur DKI Jakarta itu telah dilabeli sosok nasionalis dan sulit diterima sebagain kalangan Islam.

Maka jika caawapresnya nanti kembali melambangkan sosok nasionalis maka PPP akan kesulitan menyakinkan pemilihnya. Karena berkemungkinan timbul pertanyaan kepada pemilih atas keputusan PPP yang mengusung capres dan cawapres tidak merepresentasikan partai.

“Kalau cawapres tidak merepresentasikan Islam, PPP sedikit banyak akan mengalami kesulitan untuk meyakinkan konstituennya agar memilih pasangan Pak Jokowi dan cawapresnya,” paparnya.

“Karena bagaimanapun Pak Jokowi dilabeli sosok nasionalis, warnanya merah. Kalau cawapresnya merah lagi gimana kita yang ijo (hijau) untuk menyakinkan,” lanjut Arsul.

Meski demikian Arsul menegaskan bahwa PPP tidak menuntut terkait figur yang akan ditunjuk. Hal itu seluruhnya diserahkan kepada kebijakan Jokowi. Partai berlambang Ka’bah itu hanya menuntut kriteria figur tersebut.

“Jadi kita tidak berbicara figur atau sosok, sosoknya terserah Pak Jokowi, hanya kalau ditanya ketua umum PPP siap (jadi cawapres) ya pasti siap,” pungkas Arsul.

(sat/JPC)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.