Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

BKKBN Rotasi 6 Pengawas Perwakilan Sulteng

0 16

PALU EKSPRES, PALU – Kepala BKKBN  RI merotasi enam pejabat pengawas lingkup BKKBN Sulteng. Pengambilan sumpah jabatan ke enam pejabat dilakukan Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Abdullah Kemma, Selasa 17 April 2018.

Enam pejabat antara lain, Sutrisno sebagai kepala sub bidang (Kasubbid) kerjasama pendidikan kependudukan bidang pengendalian kependudukan. Muh Akil dalam jabatan Kassubid penyelenggaraan dan evaluasi Latbang bidang Latbang.

Dorkas dalam jabatan Kasubbid kesehatan reproduksi KB dan KR pada bidang KB dan KR. Yuliaty dalam jabatan Kasubbid data dan informasi bidang Adpin. Serta Suryani dalam jabatan Kasubbid hubungan antara lembaga dan bina lini lapangan pada bidang Adpin.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat pengawas dilakukan Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Abdullah Kemma, Selasa 17 April 2018 di kantor BKKBN Sulteng.

Abdullah Kemma menyebut penggantian dan mutasi pejabat adalah hal biasa dalam dinamika organisasi. Menurutnya rotasi juga dilakukan sebagai penjenjangan karir setiap pegawai. Karena untuk dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi, seorang ASN minimal harus menempati dua jabatan terlebih dulu.

“Kalau ada pejabat yang lima tahun hanya dalam satu jabatan, itu artinya menghukum secara moral. Karena Salah satu syarat menjadi pejabat tinggi minimal menduduki jabatan du dua tempat. Kalau hanya satu tidak ada peluang untuk promosi jabatan,”kata Abdullah Kemma dalam arahannya.

Rotasi kata dia sekaligus proses penyegaran pejabat agar pejabat bersangkutan tidak bosan disatu jabatan saja.

“Saya tegaskan rotasi ini bukan berarti dilakukan hanya dasar suka atau tidak suka,”tegasnya.

Diapun meminta jajaran ASN lingkup BKKBN Sulteng untuk aktif mengikuti assesment jabatan. Asesent menurutnya adalah suatu proses uji kompetensi pejabat dalam satu jabatan tertentu.

“Tolong ini dikuti. Yerkadang kami kesulitan mengisi jabatan terkait hasil assessment. Ini pengalaman yang pernah terjadi, sudah diupayakan assessment namun tak ada yang ikut,”jelasnya.

Kepada pejabatnya, Abdullah Kemma berharap profesional dalam jabatannya. Bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi.

Karena saya sudah amati seluruh jajaran dalam tugasnya. Utamanya kesesuaian seseorang atas jabatan yang ia duduki,”ujarnya.

Diapun berharap pejabat baru senantiasa berkoordinasi pejabat lama. Saling mengisi agar tugas dan program dapat direalisasikan optimal.

“Yang paling penting adalah penghayatan atas tupoksi selaku ASN yang dipercaya negara dalam suatu jabatan,”demikian Abdullah Kemma.

(mdi/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.