Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Wajib Istita’ah Sebelum Pelunasan Biaya Haji

0 104

PALU EKSPRES, PALU – Bagi para calon jamaah haji diwajibkan untuk mendapatkan status istita’ah terlebih dahulu, sebelum melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Kepala Seksi Informasi Haji Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, Abdul Haris menyebutkan, hal ini sesuai dengan rilis dari Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI, pada 21 Maret 2018.

Untuk mendapatkan status istita’ah tersebut, calon jamaah wajib melakukan pemeriksaan kesehatan tahap kedua, di rumah sakit atau pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang telah ditunjuk oleh tim kesehatan, di tiap Kabupaten dan Kota. Setelahnya, calon jamaah diminta untuk segera melunasi biaya haji di Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH terkait.

“Yang telah mendapat status istita’ah, diharapkan segera melaksanakan pelunasan di BPS BPIH sesuai tempat mendaftar pertama kali, BPS BPIH pengganti,” kata Haris, di ruang kerjanya, Jumat 23 Maret 2018. Ia juga menegaskan, pihak bank tidak akan menerima pelunasan, jika calon jamaah bersangkutan belum mendapatkan status istita’ah atau melakukan pemeriksaan kesehatan tahap kedua.

“Kalau belum mendapatkan status isti’taah, bank akan menolak,” imbuhnya. Haris juga mengungkapkan, Kementerian Agama RI besaran biaya rata-rata pembayaran BPIH reguler untuk seluruh Indonesia, sebesar Rp 35.235.290. Namun, untuk besaran biaya pada masing-masing embarkasi haji, akan ditetapkan lebih lanjut menunggu keputusan dari Presiden RI.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.