Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

BNNP Ungkap Jaringan Pengiriman Sabu-sabu dari Tarakan

0 18

PALU EKSPRES, PALU – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulteng, merilis hasil tangkapan jaringan pengiriman narkotika jenis sabu-sabu dari Tarakan Provinsi Kalimantan Utara menuju Palu, Selasa 13 Maret 2018. Kepala BNNP Sulteng, Brigjend Pol Andjar Dewanto mengungkapkan, tim dari BNNP Sulteng menangkap dua orang tersangka, yakni Tamin Mitra dan Iwan Bento saat mengambil paket kiriman sabu dari Tarakan, pada 7 Maret 2018.

Awalnya, BNNP Sulteng bersama Direktorat Res Narkoba Polda Sulteng, memperoleh informasi bahwa pada sehari sebelumnya, 6 maret 2018 akan masuk sabu dari Tarakan menuju Palu melalui pelabuhan Wani, yang disembunyikan dalam ban motor.

Pada keesokan harinya, sekira pukul 10.30 pagi, kedua tersangka tiba mengendarai mobil pikap putih. Pada saat dilakukan penangkapan, kedua tersangka sempat melakukan perlawanan, sehingga tim BNNP Sulteng mengambil tindakan tegas melumpuhkan keduanya. Dari kedua tersangka, diamankan sebelas paket sabu total seberat 487 gram.

“Iwan sempat lari dan setelah melakukan kejar-kejaran ia lalu dilumpuhkan oleh anggota, di jalan Trans Sulawesi Kelurahan Baiya, Tamin juga dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap,” kata Andjar.

Andjar melanjutkan, dari hasil pengembangan ditangkap lagi seorang tersangka yang berperan sebagai penampung barang yang dikirim dari Tarakan, atas nama Syukur, dan seorang penyandang dana bernama H. Muh. Yahya alias Daeng Nompo. Sedangkan otak utama pengiriman sabu tersebut adalah Mansa yang saat ini mendekam di Lapas Nunukan Provinsi Kalimantan Utara. Sabu yang diamankan tersebut, kata Andjar berasal dari Tawau, Malaysia.

“Jaringan ini sudah cukup lama masuk ke Palu. Menurut pengakuan mereka, baru tiga kali mengirim sabu dengan modus yang sama,” ujar Andjar.

Para tersangka akan dikenakan pasal 112 ayat 2, 114 ayat 2, pasal 137 dan pasal 132 ayat 1 UU narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.