Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Tanpa SPK, Bangunan Wisma Tolitoli Dirobohkan

0 14

PALU EKSPRES, PALU – Meski belum mengantongi dokumen kontrak untuk memulai proyek dan izin resmi perintah membongkar bangunan dari Pemerintah Kabupaten Tolitoli. Oknum kontraktor atas nama Valentino nekat memerintahkan anak buahnya merobohkan bagian belakang gedung wisma milik Pemkab ToliToli hingga rata dengan tanah.

Sehingga, wisma yang terletak di Jalan MT. Haryono Kota Palu itu, sebagian bangunannya menjadi puing-puing reruntuhan.

Pantauan media ini di lapangan, sebagian dinding wisma pada bagian belakang terlanjur dirobohkan, walaupun belakangan baru diketahui jika ternyata belum mengantongi Surat Perintah Kerja (SPK) atau kontrak pelaksanaan proyek serta persetujuan dari Pemerintah Kabupaten Tolitoli.

Akibatnya, aksi main bongkar bagian belakang bangunan wisma ini ditengarahi sebagai tindakan kriminal pengrusakan aset daerah secara ilegal yang diduga dilakukan oleh oknum kontraktor.

Kepala UPTD Wisma ToliToli, M. Ghazaly yang dikonfirmasi, Senin (5/3/2018) di kantornya, mengatakan bahwa kejadian pembongkaran gedung pada bagian belakang wisma ToliToli tersebut, terjadi pada pekan lalu tanpa ada pemberitahuan kepada pihak UPTD Wisma Tolitoli.

“Saya juga kaget diberitahu oleh staf ada sekelompok pekerja datang membongkar dan merobohkan tembok bangunan Wisma dan saya sampaikan tolong dihentikan dulu akifitasnya karena tidak ada pemberitahuan secara resmi, berupa surat perintah kerja dari Pemkab ToliToli,” ujarnya.

Ia mengakui sempat mermpertanyakan aksi pembongkaran tersebut kepada salah seorang pekerja yang mengaku sebagai kepala tukang, yang bekerja membongkar gedung wisma saat itu. Dari pengakuan kepala tukang tersebut, diperoleh keterangan bahwa mereka hanya menjalankan perintah dari bosnya, yakni seorang pengusaha di Palu atasnama Valentino.

“Waktu mereka bongkar ini bangunan, saya tanya sama kepala tukangnya siapa yang menyuruh untuk bongkar ini, katanya mereka hanya diperintah sama bosnya bernama Valentino,” ungkap alumni IPDN itu.

Ketika dikonfirmasi Valentino di kantornya di Jalan Bali, menurut salah seorang perempuan yang merupakan karyawannya usai menghubungi bosnya via telepon, mengatakan bahwa yang bersangkutan sedang berada di luar kota tanpa menjelaskan di luar kota yang dimaksud. “Maaf pak…bos ada keluar kota,” kata perempuan tersebut sembari meletakkan gagang telepon.

(mg2/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.