Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Lurah Tak Optimal Dukung Integrasi Germas

0 16

PALU EKSPRES, PALU – Program integrasi gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), Pemberdayaan Kesejahteraan keluarga (PKK), Badan Narkotika Nasional (BNNK) dan gerakan gali gasa (3G) akan segera dievaluasi. Pasalnya lima kali kegiatan pencanangan di tingkat kelurahan, yang digelar setiap Sabtu, program itu tidak berjalan optimal. Tak banyak masyarakat yang ikut terlibat langsung.

Padahal kata Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, Asri, pencanangan integrasi Germas bertujuan menggerakan dan mengajak masyarakat untuk berprilaku hidup sehat. Seperti melakukan kegiatan fisik, makan buah dan rutin cek kesehatan.

“Sebenarnya pencanangan integrasi Germas untuk masyarakat luas,”kata Sekkot, Senin 5 Maret 2018. Akan tetapi, dalam beberapa kali pencanangan katanya, jarang sekali masyarakat yang ikut meramaikan. Mayoritas justru hanya diramaikan pegawai puskesmas atau orang-orang yang memang masuk dalam struktur tim integrasi.Termasuk komunitas komunitas

“Sejauh ini yang saya amati baru pencanangan di Kelurahan Nunu dan Tavanjuka yang ramai dihadiri masyarakat,”ujarnya. Harusnya kegiatan pencanangan dihadiri juga element masyarakat. Misalnya, tokoh agama dan adat. Sekkot menilai pejabat camat dan lurah tidak optimal mendukung integrasi Germas dalam beberapa kesempatan pencanangan.

“Harusnya camat dan lurah bisa menggerakkan masyarakat untuk ikut. Utamanya mengundang tokoh agama dan tokoh adat. Bukan hanya masyarakat tertentu,”sebutnya. Karena itu lanjutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang seluruh pejabat camat dan lurah terkait kendala ini.

“Mungkin camat dan lurah ini menganggap pencanangan hanya kegiatan Puskemas. Padahal program itu tanggung jawab semuanya termasuk camat dan lurah,”pungkasnya.

Pencanangan Germas terintegrasi PKK, BNNK dan 3G sudah lima kali diselenggarakan. Setiap Sabtu akhir pekan, pencanangan digelar di empat kelurahan berbeda secara bersamaan.

(mdi/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.