Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

2017 Retribusi Parkir Parimo Melampaui Target

0 17

PALU EKSPRES, PARIGI – Tahun ini pendapatan asli daerah (PAD) khusus perparkiran mengalami kenaikan hingga Rp70 Juta, yang awalnya berada dikisaran Rp50 Juta. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Budiasa kepada Palu Ekspres, Minggu (4/3).

Budiasa mengatakan, kenaikan PAD khusus perparkiran yang ditangani oleh Dishub karena dianggap mampu.

Di tahun 2017 lalu kata dia, penyetoran PAD khusus parkiran yang mencapai Rp50 Juta, ternyata melebihi target. Dengan naiknya PAD khusus perparkiran tersebut kata dia, Dishub meningkatkan pengawasannya terhadap pihak-pihak yang ber- MoU terkait persoalan parkir kendaraan.

Namun, besaran biaya parkir yang dipungut berdasarkan karcis yang disediakan oleh Dinas Pendapatan, tidak mengalami kenaikan dan tetap hanya senilai Rp1000 per kendaraan.

“Jadi setiap saat kami melakukan pengawasan di tempat-tempat yang telah ber- MoU parkir kendaraan. Sedangkan biaya yang dipungut untuk parkiran tetap senilai Rp1000 per kendaraan. Jika mengalami kenaikan, berarti petugas parkirnya yang sengaja menaikkan biaya parkirnya,”tegasnya.

Lanjut dia, tempat-tempat yang ber MoU- dengan Dishub terkait parkiran kendaraan, tidak hanya di wilayah Kota Parigi saja. Namun seluruh wilayah yang berada di Kabupaten Parimo, tercatat ada tempat-tempat yang ber- MoU.

Berbeda dengan ditingkat desa kata dia, persoalan parkiran ditangani oleh Pemerintah Desa (Pemdes) berdasarkan Peraturan Desa (Perdes).

Hanya saja, jika pihak Dinas Pendapatan telah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) tentang parkiran, Perdes tidak akan berlaku lagi.

Sehingga, pengelolaan perparkiran yang ditangani oleh setiap Pemerintah desa akan diambil alih oleh Dinas Perhubungan.

Selain desa, untuk wilayah Kota Parigi tambahnya, ada beberapa tempat yang pengelolaan Parkirannya tidak ada keterlibatan Dishub. Seperti, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anuntaloko Parigi dan Pasar Sentral Parigi (PSP).

“Jadi ke dua tempat itu, parkirannya ditangani sendiri dan tidak ada campur tangan oleh Dinas Perhubungan,” jelasnya.

(mg4/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.