Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Perawat Harus Tingkatkan Wawasan

0 56

PALU EKSPRES, PALU – Perawat merupakan elemen penting dalam upaya pemerataan pembangunan kesehatan. Karenanya perawat menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

Begitu diutarakan Sekretaris daerah provinsi (Sekdaprov) Sulteng Hidayat Lamakarate, mewakili Gubernur Sulteng dalam seminar keperawatan, Sabtu 3 Maret 2018 di gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng.

Seminar itu merupakan rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke 44 dan HUT Gerakan Nasional Perawat Honor Indonesia (GNPHI).

“Tenaga kesehatan atau perawat berperan esensif sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dan keperawatan bagi masyarakat Indonesia dan Sulteng pada khususnya,”sebut Hidayat.

Oleh sebab itu Hidayat berpesan, untuk meningkatkan pengetahuan serta adaptasi perawat dengan berbagai isu strategis seputar kesehatan, termasuk tuntutan zaman, maka para peserta harus mengikuti dengan baik dan seksama kegiatan seminar.

“Agar materi dan ilmu dari nara sumber dapat diserap dengan paripurna,”harapnya.
Hidayat dalam kesempatan itu pun memotivasi peserta untuk bangga dalam profesinya. Tentu dengan terus meningkatkan wawasan serta pengetahuan. Menambah kemampuan serta bekerja secara profesional. Sesuai dengan disiplin ilmu yang telah dipelajari selama ini dan juga sesuai dengan regulasi.

“Perawat wajib patuh dan taat pada aturan yang diamanatkan oUndang-undang Nomor 38 Tahun 2014. “Perawat zaman now, saya bangga jadi perawat,”ujarnya memotivasi.

Semua itu tambah Hidayat adalah upaya bersama mendorong Sulteng lebih maju, mandiri dan berdaya saing. Hal itu menurutnya juga sesuai Nawacita Presiden RI pada butir kelima. Yang menginginkan pemerintah meningkatkan kualitas manusia Indonesia.

“Peningkatan kualitas kesehatan meliputi tiga pilar pembangunan. Paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan jaminan kesehatan nasional,”demikian Hidayat Lamakarate.

(Humas/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.