Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Target Akreditasi A, Untad Diberi Pendampingan

0 44

PALU EKSPRES, PALU – Untuk mencapai target penilaian akreditasi secara maksimal, Universitas Tadulako (Untad) mendapatkan pendampingan penyusunan borang akreditasi, dari Direktorat Kelembagaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Pendampingan tersebut digelar di Conference Room Media Center Untad, Kamis 1 Maret 2018.

Dalam pembinaan tersebut, Direktorat Kelembagaan Kemenristekdikti menghadirkan dua narasumber yang menjadi pendamping, yakni Prof. Dr. Mursalim dari Universitas Hasanuddin (Unhas Makassar), dan Prof. Moses L. Singgih dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS Surabaya).

Keduanya turut didampingi Kepala Subdirektorat Penilaian Kinerja Perguruan Tinggi, Nining Setyawati, dan Kepala Seksi Penilaian Kinerja Perguruan Tinggi, Sugiharto.

“Kita kan lagi menyusun akreditasi universitas, jadi melalui pembinaan ini ditunjukkan di mana letak kelemahan-kelemahannya, serta apa saja yang bisa dilengkapi, sehingga nilainya bisa bagus dan mendapat akreditasi A,” kata Ketua Panitia, Dr. Amiruddin Kade.

Ia menuturkan, pihak Untad merasa optimis dapat mencapai predikat akreditasi A. Hal ini karena menurutnya, Untad memiliki potensi untuk mendapat predikat tersebut. Saat ini, akreditasi tingkat universitas Untad masih mendapat predikat B.

“Untad sekarang berada di urutan 38 di Kemenristekdikti, yang di bawahnya kita ada beberapa yang akreditasi A. Ini artinya kita punya potensi dan kita harus optimis,” tegasnya.

Amiruddin juga menyebutkan, untuk meraih pencapaian maksimal tersebut, akan dilaksanakan pendampingan selama dua kali, termasuk yang dilakukan pada Kamis kemarin. Yang terlibat dalam pendampingan tersebut, adalah seluruh tim borang dari Untad, serta para pimpinan mulai dari tingkat universitas hingga tingkat fakultas.

“Insyaallah kita berusaha, paling tidak dua kali pendampingan, kita bisa mengejar predikat itu,” tandasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.