Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

DPMPD Parimo Evaluasi Hasil Pendataan Profil Desa

0 5

PALU EKSPRES, PARIGI – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Parigi Moutong, dalam waktu dekat akan melakukan verifikasi pendataan profil Desa sebagai bahan evaluasi terhadap data yang telah diinput ke dalam sistem aplikasi Program Desa dan Kelurahan (Prodeskel).

Kepala Bidang Penataan dan Pengembangan Desa Rhein Zullita kepada Palu Ekspres, di ruang kerjanya, Rabu (7/2/2018) mengatakan, verifikasi profil desa bertujuan memastikan kebenaran data yang telah diinput oleh 278 desa. Dengan adanya aturan yang mengharuskan desa untuk mengupdate data terbaru maka pihaknya memastikan hal itu telah dilaksanakan oleh pihak pemerintah desa.

“Kami akan melakukan pemeriksaan dan turun langsung, jangan sampai adanya manipulasi data karena terkait profil desa ini menyeluruh baik kondisi sosial, perpindahan, pendidikan, kesehatan, pertanian, luas wilayah dan sebagainnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, verifikasi ini akan disampel di setiap kecamatan dan diwakili satu desa. Dalam waktu dekat, tim DPMPD akan mengunjungi yang pertama adalah di Kecamatan terdekat di ibu Kota Kabupaten, yaitu Parigi Barat dan pemilihan desanya pun akan diacak. Sehingga tidak ada kesan bahwa tidak siap pada saat pihaknya turun.

Lanjut dia, pihaknya melakukan verifikasi langsung turun kelapanagan dengan metode By Name By Addres. Dengan metode itu kata dia, akan terlihat data yang terkumpul, apakah sama dengan yang diinput oleh desa ke dalam sistem aplikasi. Sebab saat ini banyak desa yang telah berubah status dari swadaya menjadi swakarya. Hal ini dipastikan dengan teliti agar tidak menimbulkan anggapan manipulasi data atau pemalsuan dokumen.

Ia menambahkan, verifikasi ini akan berlaku di 23 Kecamatan di wilayah Kabupaten Parimo dan pihaknya pun telah menempatkan satu orang operator di Kecamatan untuk membantu desa melakukan penginputan data profil. Kemudian untuk beberapa desa terpencil pihaknya pun akan memfokuskan pula pendampingan karena melihat keadaan dan jarak yang jauh karena melihat dari status desa tersebut masih swadaya.

(mg4/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.