Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Dewan sarankan Pemkot Terbitkan Obligasi Daerah

0 16

PALU EKSPRES, PALU – Pemkot Palu diharap lebih kreatif mendorong inovasi daerah dalam rangka meningkatkan sumber pendapatan asli daerah (PAD). Ini karena mengingat trend penerimaan PAD Kota Palu terus menukik turun tiga tahun terakhir.

Harapan ini diutarakan Anggota DPRD Kota Palu, Ridwan Alimuda. Dia berpendapat sejauh ini belum melihat kreatifitas Pemkot untuk hal itu. “Penerimaan PAD kita tiap tahun turun. Bahkan dalam perubahan RPJMD 2016-2021 target PAD sudah ditetapkan turun sekian persen,”kata Ridwan.

Memang sebut Ridwan, ada beberapa sumber pendapatan yang dihapus karena perintah undang-undang. Namun Pemkot ujarnya tak serta merta langsung berpasrah atas situasi itu. Harusnya berkreasi mencari dan menciptakan sumber penerimaan baru.

Salahsatu upaya yang dapat dilakukan Pemkot atas kondisi itu saran Ridwan adalah menerbitkan obligasi daerah. Obligasi daerah menurutnya bisa turut menopang pembangunan daerah jika dana dalam APBD kurang memadai.

“Harus berani berkreasi. Kami di DPRD siap mendukung penerbitan obligasi daerah itu,”sebutnya. Apalagi saat ini otoritas jasa keuangan (OJK) jelas Ridwan memang tengah mendorong pemerintah daerah menerbitkan obligasi daerah untuk mensupport biaya pembangunan daerah. “Bahkan OJK siap membantu mengarahkan dan menginformasikan mekanisme penerbitan obligasi daerah,”terangnya.

Pihaknya sendiri lanjut Ridwan merencanakan dalam waktu dekat untuk konsultasi penerbitan obligasi daerah kepada pihak OJK Sulteng. “Saya kira ini bisa diupayakan bersama DPR dan Pemkot Palu,”harapnya. Selain mendukung penerbitan obligasi daerah, pihaknya juga akan memberi dukungan atas rencana badan pendapatan daerah (Bapenda) Kota Palu mengadakan peralatan operasional sistem pantau transaksi pada objek pajak restoran dan hotel.

Sistem elektronik itu menurutnya mengintegrasikan laporan transaksi omset harian wajib pajak langsung ke sistem server di Bapenda Palu. “Sudah ada usulan anggaran pengadaan alat yang diajukan Bapenda. Kalau memang Bapenda serius, kami di DPR siap mensupportnya. Karena itu juga bisa mendongkrak PAD dari kedua sektor pajak itu,”pungkasnya.

(Mdi/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.