Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

800 Pegawai RS Anutapura Palu Masih Status Honorer

0 34

PALU EKSPRES, PALU – Sebanyak 800 pegawai di rumah sakit (RS) Anutapura Palu masih berstatus honorer. Jumlah total pegawai RS Anutapura Palu sendiri saat ini mencapai 1300 orang.

Direktur Utama RS Anutapura Palu, Ruslan R Ramli menyebut pegawai honor itu umumnya adalah paramedis, bidan maupun perawat. Termasuk tenaga teknis.

Dia menyebut, rumah sakit tidak memiliki kewenangan untuk mengangkat honor menjadi pegawai negeri sipil. Namun meski dengan jumlah tenaga paramedis yang lumayan besar, sejauh ini pihaknya mengaku tidak mengalami kendala dalam menyelesaikan pembayaran honor.

“Karena memang RS Anutapura Palu adalah badan layanan umum daerah. Bersifat khusus untuk mengola anggaran rumah tangganya dari penerimaan jasa layanan,”kata Ruslan.
Menurutnya, paramedis di RS Anutapura Palu, jumlahnya sebenarnya sudah cukup untuk bisa dikatakan sudah melebihi ideal. Namun kondisi itu memang sudah terjadi sebelum dirinya menjabat direktur.

Yang sebenarnya dibutuhkan RS Anutapura adalah tenaga medis atau dokter definitif. Sejauh ini jumlah total dokter di RS milik Pemkot Palu itu sebanyak 30 orang.
“Masih ada sekitar 10 dokter yang non PNS,”sebutnya.

Dia berharap, pemerintah pusat dalam hal ini Badan Kepegawaian Negara (BKN) bisa kembali mengalokasikan tenaga dokter untuk RS Anutapura Palu. Karena kewenangan untuk mengangkat dokter menjadi pegawai negeri sipil di rumah sakit sepenuhnya berada ditangan pemerintah pusat.

“Kamipun tidak punya wewenang untuk mengusulkan,”jelasnya.
Namun dengan jumlah itu, Ruslan pun mengaku sebenarnya tidak mengalami kendala dalam pelayanan. Dalam situasi padat pasien sekalipun, tenaga medis tetap mampu melayani seluruhnya.

Ruslan menambahkan, jumlah ideal tenaga dokter minimal tiga orang dalam setiap poli pelayanan. Sejauh ini dari 70 dokter yang ada 30 diantaranya adalah dokter spesialis dan 40 dokter umum. Sejauh ini Anutapura baru memiliki 1 dokter spesialis ahli jantung. 1 ahli THT, dan 3 ahli saraf termasuk dirinya. Kemudian 2 dokter mata.

“Yang tiga itu hanya dokter spesialis kulit,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.