Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Tak Tanggung-tanggung, Penipu Ini Divonis 13.275 Tahun Penjara

0 42

PALU EKSPRES, BANGKOK – Karena menipu puluhan ribu orang di Thailand, penipu bernama Pudit Kittithradilok dijatuhi hukuman 13.275 tahun penjara.

Pria berusia 34 tahun itu mengaku bersalah melakukan operasi skema Ponzi di Thailand yang membuat aset perusahaannya berkembang hingga sekitar Rp2,1 triliun. Pengakuannya memberinya diskon 50 % untuk hukuman penjara, yang mengurangi hukumannya menjadi 6.637 tahun dan enam bulan.

Penyelidikan membuktikan Pudit terlibat dalam 2.653 tuduhan penipuan yang mengejutkan terhadap sekitar 40.000 orang. Pengadilan mendengar dia merayu korbannya selama seminar dan kemudian menipu mereka untuk berinvestasi di berbagai bisnis.

Setelah korban tergoda dan mendaftar, mereka diberitahu bahwa mereka bisa mendapatkan uang dengan meminta orang lain untuk berinvestasi juga. Tapi ini semua tipu muslihat dan itu hanya skema piramida klasik dimana uang baru diinvestasikan hanya akan digunakan untuk membayar orang-orang yang bergabung lebih awal. Di Sulawesi Selatan, trik penipuan berkedok investasi seperti ini yang paling menghebohkan adalah Kospin (Koperasi Simpan Pinjam) Pinrang dan Koperasi Milik Bersama (KMB).

Meski hukumannya 6.637 Pudit hanya bisa maksimal menjalani 20 tahun penjara. Itu karena menurut laporan Bangkok Post, Thailand memiliki hukuman maksimal 10 tahun untuk dua kejahatan yang dia akui.

Tapi pelaku tidak bisa langsung tersenyum. Pasalnya, dia menghadapi tagihan keuangan yang besar setelah bisnisnya didenda sekitar Rp473 miliar. Ia juga diminta membayar kembali korban sekitar Rp227 miliar. Pudit saat ini berada di Bangkok Remand Prison, tempat dia berada sejak dia ditangkap kembali pada bulan Agustus.

(Metro/amr/fajar)

Tinggalkan balasan

Email tidak akan dipublikasikan.