Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Oknum Guru SD di Tolitoli Diduga Cabuli 14 Murid

342

PALU EKSPRES, TOLITOLI – Abdul Rahman, guru SD 3 Desa Bajugan Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli, terpaksa berurusan dengan aparat penegak hukum, karena diduga mencabuli 14 siswi yang masih duduk di bangku sekolah kelas dua, tiga, dan empat.

Abdul Rahman ditangkap, menyusul laporan orang tua korban yang mengadukan kejadian tindak asusila tersebut ke Polsek Galang.

Kasat Reskrim Polres Tolitoli, AKP Esty Prastyohadi, SH.SIK, dikonfirmasi Palu Ekspres Selasa (12/12) di ruangannya mengatakan, kasus pencabulan ini awalnya ditangani Polsek Galang.

Karena keterbatasan penyidik, akhirnya Polres Tolitoli mengambilalih penanganannya.

Namun saat ini kata dia Penyidik Polsek Galang sedang memeriksa 14 korban yang didampingi orang tuanya.

“Saat ini 14 korban yang dampingi orangtuanya lagi dimintai keterangan di Polsek Galang,” tutur Kasat.

Dari pengakuan pelaku kata dia, sejak awal 2017 pelaku telah melakukan asusila pencabulan kepada 14 muridnya.

“Pelaku sudah kita amankan di Sel Tahanan Polres, hasil pemeriksaan sementara pelaku mengakui telah melakukan semua apa yang dituduhkan kepadanya. Bahakan kejadian ini sudah pernah dilakukan oleh pelaku sejak tahun 2012, dan pelaku divonis selama tiga tahun penjara,” jelasnya.

Modus pelaku melakukan aksi pencabulannya dengan cara meraba raba dan memasukan tangannya ke kemaluan korban.

Di dalam sel tahanan Polres, pelaku Abdul Rahman yang dikonfirmasi Palu Ekspres mengakui telah melakukan pencabulan kepada muridnya dengan cara meraba raba dan memasukan harinya di kemaluan korban.

“Saya akui kalau saya lakukan itu, karena saya tidak bisa melihat anak anak, langsung saya peluk dan saya raba raba,” kata guru yang mengajar di kelas empat ini.

Ditanya apakah saat lekukan perbuatan bejat ini dalam kondisi sadar, ia mengakui.

“Iya saya sadar, bahakan saya tidak bisa menahan nafsu jika melihat murid, dan saya langsung memeluknya. Kalau sama orang dewasa tidak ada niat saya melakukan perbuatan ini,” ungkapnya dengan nada polos.

(Mg6/ Palu Ekspres)

Komentar ditutup