Bacaan Utama Masyarakat Sulteng

Tak Hadiri Pelantikan Raja, Ini Kata Longki Soal Polemik Penggantian Nama Lapangan Hi Hayun

130

PALU EKSPRES, PALU – ‎Gubernur Sulteng H Longki Djanggola dipastikan tidak menghadiri puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Tolitoli ke 57 tahun 2017. Gubernur rencananya hanya akan diwakili pejabat Eselon II.

Upacara Hutda Kabuaten Tolitoli sendiri sesuai jadwal akan digelar Senin 11 Desember 2017. Sedangkan pengukuhan atau Matanggauk Bupati Tolitoli Saleh Bantilan sebagai Raja Tolitoli digelar Minggu 10 Desember 2017 besok.

Ketidakhadiran Gubernur Sulteng dikonfirmasi Karo Humas dan Protokol Sekretariat Pemprov Sulteng, H Ridwan Mumu.

Menurut Ridwan melalui sambungan telefon, Gubernur Sulteng sudah terjadwal untuk beberapa kegiatan resmi. Senin 11 Desember 2017 Gubernur akan membuka dan menghadiri dua kegiatan. Yaitu pelantikan dewan Komisioner Komisi Informasi (KI) Sulteng.

Kemudian di hari yang sama, Gubernur akan bertolak menuju Kabupaten Sigi Biromaro untuk membuka sekaligus menghadiri kegiatan Gemar Makan Ikan.

“Gubernur hari Minggu 10 Desember dijadwalkan baru tiba dari Jakarta,”kata Ridwan Mumu melalui sambungan telefon, Sabtu (9/12).

Ditanya pejabat yang akan mewakili, Ridwan menyebutnya belum mengetahui pasti. Namun menurutnya kemungkinan akan diwakili Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Daerah Sulteng, Adi Joyo Dauda yang pernah menjabat pelaksana tugas Bupati Tolitoli.

“Saya belum tau pasti siapa yang mewakili. Tapi kemungkinan pak Adijoyo Dauda,”pungkas Ridwan.

Gubernur Sulteng H Longki Djanggola sebelumnya dimintai pendapat terkait polemik penggantian nama Lapangan Hi Hayyun menjadi Gaukan Muhammad Bantilan tidak ingin berkomentar jauh.‎

“Silahkan tanya ke Bupati dan Ketua DPRD Tolitoli serta masyarakat Tolitoli. Itu kewenangn mereka,”tulis Longki melalui percakapan via whatapp.

(mdi/Palu Ekspres)‎

Komentar ditutup