oleh

PSM Disanksi Empat Laga Tanpa Penonton

PALU EKSPRES, MAKASSAR – PSM Makassar mendapat sanksi berat dari Komisi Disiplin PSSI buntut dari keributan penonton melawan Bali United Senin (6/11/2017) lalu. PSM dikenai sanksi 4 laga tanpa penonton.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Komdis PSSI tertanggal 9 November 2017 dan berlaku sejak ditetapkannya SK Komdis hingga pertandingan mendatang.

Anggota Komdis PSSI Dwi Irianto saat dikonfirmasi FAJAR Kamis 9 November 2017, menegaskan, sanksi yang diberikan kepada PSM ini sesuai hasil kajian yang objektif dari kondisi rill saat laga.

Selain laga 4 kali tanpa penonton, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi kepada ketua panpel tidak boleh menjadi penyelenggar selama 6 bulan ke depan.

“Asisten pelatih saudara Bahar Muharram sanksi 6 bulan tak boleh mendampingi tim. Seterusnya striker Ferdinand Sinaga dikenai sanksi 2 pertandingan,” kata Dwi.

Tak dijelaskan apakah Komdis memberi ruang banding atau tidak, namun kebiasaan selama ini keputusan itu dianggap final dan mengikat.

“Kami sangat menyangkan laga itu harus berakhir ricuh padahal merupakan laga paling menarik dan penuh heroisme,” terang Dwi.

Sementara dari kubu Bali United, Sukada yang dianggap biang provokasi diganjar hukuman 2 laga tak boleh mendampingi tim Bali United termasuk jika dia pindah klub sanksi itu masih berlaku.

Sebelumnya, CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, menyesali kerusuhan usai laga PSM Makassar kontra Bali United di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Senin (6/11/2017). Munafri Arifuddin pun meminta semua pihak untuk tidak terprovokasi.

Karena insiden ini pihak PSM Makassar harus siap akan turunnya sanksi dari Komdis PSSI. Menghadapi sanksi yang bakal turun, Munafri mengaku pasrah dan siap menghadapi sanksi yang akan diterima PSM.

Ia pun membenarkan jika surat keputusan Komdis PSSI telah diterima manajemen PSM, via email. Namun manajemen PSM belum mau bersikap terkait sanksi tersebut.

(aci)

News Feed